Pemilik Bakso Mekar di Pekanbaru Bantah Memakai Daging Babi
PEKANBARU - Bakso Mekar yang berada di Jalan Ahmad Dahlan, Pekanbaru, diduga mengandung babi. Namun pihak pengola bakso membantah atas tuduhan itu.
"Saya tidak pennah memakai daging babi untuk bakso," bantah Suharyanto pemilik Bakso Mekar, Selasa (28/8/2017) dilansir okezone.
Dia mengaku sudah menjadi pedagang bakso sejak tahun 2004. Dari memakai gerobak dan kini sudah memiliki kedai dan cabang Bakos Mekar di Pekanbaru. Dia mengaku meracik sendiri untuk pembuatan baksonya.
"Sudah 13 tahun saya buka usaha, saya tidak mungkin mencampur daging babi. Selama saya berjualan tidak ada komplain apapun dari pelanggan," ungkapnya.
Dirinya tidak mengetahui mengapa pihak Balai Beas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menyebutkan baksonya mengandung daging babi.
"Seingat saya, BBPOM mendatangi usaha saya Bulan Mei 2007. Namun dia mengaku tidak tau mereka mengambil sampel boksonya," jelasnya.
Sementara itu BBPOM menyebutkan telah melakukan uji laboratorium di ratusan pedagangan di Pekanbaru tahun ini. Baru satu temuan yang bahan bakunya mengandung.
"Ada kandungan fragmen DNA babi pada Bakso Mekar berdasarkan uji lab. Mengapa sampai ada, apakah saat penggilingan atau bagaimana untuk masih kita telusuri," ucap Kepala BBPOM Pekanbaru Muhammad Kashuri.
Kini pihak Pemkot Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan telah menutup sementara Bakso Mekar yang berada di jalan Ahmad Dahlan.(okz)
"Saya tidak pennah memakai daging babi untuk bakso," bantah Suharyanto pemilik Bakso Mekar, Selasa (28/8/2017) dilansir okezone.
Dia mengaku sudah menjadi pedagang bakso sejak tahun 2004. Dari memakai gerobak dan kini sudah memiliki kedai dan cabang Bakos Mekar di Pekanbaru. Dia mengaku meracik sendiri untuk pembuatan baksonya.
"Sudah 13 tahun saya buka usaha, saya tidak mungkin mencampur daging babi. Selama saya berjualan tidak ada komplain apapun dari pelanggan," ungkapnya.
Dirinya tidak mengetahui mengapa pihak Balai Beas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menyebutkan baksonya mengandung daging babi.
"Seingat saya, BBPOM mendatangi usaha saya Bulan Mei 2007. Namun dia mengaku tidak tau mereka mengambil sampel boksonya," jelasnya.
Sementara itu BBPOM menyebutkan telah melakukan uji laboratorium di ratusan pedagangan di Pekanbaru tahun ini. Baru satu temuan yang bahan bakunya mengandung.
"Ada kandungan fragmen DNA babi pada Bakso Mekar berdasarkan uji lab. Mengapa sampai ada, apakah saat penggilingan atau bagaimana untuk masih kita telusuri," ucap Kepala BBPOM Pekanbaru Muhammad Kashuri.
Kini pihak Pemkot Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan telah menutup sementara Bakso Mekar yang berada di jalan Ahmad Dahlan.(okz)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I
Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga
Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai
Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran
Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar
Bupati Asmar Apresiasi Paskibraka 2026, Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pejuang
Komentar