Momo Geisha: Pak Aku Sudah Datang,,,Bangunlah!
PEKANBARU - Vokalis grup Band Geisha, Narova Morina Boru Sinaga atau akrab disapa Momo tiba di rumah duka di Pekanbaru, Riau untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang ayah, Jonabar Sinaga.
Momo Geisha terlihat menangis terisak-isak saat menatap sosok yang disayanginya sudah pergi untuk selama lamanya.
Dengan mengunakan sebuah mobil, pelantun lagu 'Tak Kan Pernah Ada' tiba di Labuh Baru Kecamatan Payung Sekaki pukul 13.20 WIB. Dia datang didampingi suaminya, Nicola Reza Samudra.
Vokalis sekaligus musisi inipun disambut saudara-saudaranya yang sudah berkumpul terlebih. Tangis vokalis membesarkan namanya lewat lagu Lumpuhkanlah Ingatanku' langsung memeluk keluarga dengan isak tangis kesedihan.
Usai berpelukan, Momo yang saat itu mengenakan pakai serba hitam baju lengan pendek membiarkan tas koper di depan pintu dan masuk ke arah ruang tamu. Di sana sudah terlihat sosok ayahnya yang terbaring di atas kasur yang diselimuti kain ulos (kain khas batak).
Melihat ayahnya yang sudah tidak ada lagi, tangis Momo semakin menjadi jadi. Diapun memuluk jasad sang ayah. Tampak sesekali dia menggoyang goyangkan tubuh ayahnya.
"Pak, aku sudah datang, bangunlah. Aku mohon bangun, kami sudah kumpul semua ini," ucap Momo dengan isak tangis Rabu, (20/9/2017).
Pihak keluargapun menenangkan Momo dengan cara memuluknya. Terlihat juga Momo mengusap wajah sang ayah beberapa kali.(Okezone)
Momo Geisha terlihat menangis terisak-isak saat menatap sosok yang disayanginya sudah pergi untuk selama lamanya.
Dengan mengunakan sebuah mobil, pelantun lagu 'Tak Kan Pernah Ada' tiba di Labuh Baru Kecamatan Payung Sekaki pukul 13.20 WIB. Dia datang didampingi suaminya, Nicola Reza Samudra.
Vokalis sekaligus musisi inipun disambut saudara-saudaranya yang sudah berkumpul terlebih. Tangis vokalis membesarkan namanya lewat lagu Lumpuhkanlah Ingatanku' langsung memeluk keluarga dengan isak tangis kesedihan.
Usai berpelukan, Momo yang saat itu mengenakan pakai serba hitam baju lengan pendek membiarkan tas koper di depan pintu dan masuk ke arah ruang tamu. Di sana sudah terlihat sosok ayahnya yang terbaring di atas kasur yang diselimuti kain ulos (kain khas batak).
Melihat ayahnya yang sudah tidak ada lagi, tangis Momo semakin menjadi jadi. Diapun memuluk jasad sang ayah. Tampak sesekali dia menggoyang goyangkan tubuh ayahnya.
"Pak, aku sudah datang, bangunlah. Aku mohon bangun, kami sudah kumpul semua ini," ucap Momo dengan isak tangis Rabu, (20/9/2017).
Pihak keluargapun menenangkan Momo dengan cara memuluknya. Terlihat juga Momo mengusap wajah sang ayah beberapa kali.(Okezone)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah
Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti
Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa
Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
Pemkab Dukung Upaya LAMR Kepulauan Meranti Gali Sejarah Pahlawan Daerah
Perdana, Desa Tanjung Pisang Gelar Festival Pentas Seni
Komentar