Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB

Jamin Ketersediaan Bapokting, Sejumlah Stakeholder di Riau Turun Tangan

Redaksi - Jumat, 11 November 2022 20:37 WIB
Jamin Ketersediaan Bapokting, Sejumlah Stakeholder di Riau Turun Tangan

Pekanbaru - Untuk menjamin ketersediaan Bapokting saat Nataru, sejumlah stakeholder di Riau turun tangan.

Baca Juga:

Selain ketersediaan, kestabilan harga pun menjadi perhatian jelang perayaan Nataru di Riau.

Kabid Perdagangan Dalam Negri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkopukm) Provinsi Riau Tetty Nurdianti menjelaskan jika pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah daerah penyangga untuk menjaga ketersediaan bahan pokok di Riau.

Untuk menjaga harga, Tetty Nurdianti juga mengatakan jika Pemprov Riau telah memberikan bantuan berupa ongkos angkut dalam pendistribusian bahan pokok.

"Pemprov sudah mensubsidi ongkos angkut untuk bahan pokok, ini salah satu cara untuk menekan harga di pasaran," ujar Tetty.

Selain ongkos angkut, Tetty mengatakan pihaknya juga telah menggelar pasar murah.

Disperindag Riau juga kata Tetty terus berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan bahan pokok di Riau.

Namun begitu, Tetty mengakui ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan, terutama beras.

Hal itu lantaran produksi beras di Riau belum mencukupi kebutuhan daerah.

"Harga beras sempat menjadi penyumbang inflasi di Riau. Namun itu hanya untuk beras kualitas premium, kenaikan bisa mencapai 2 hingga 4 ribu rupiah per kilo. Namun kita sudah berkoordinasi ke Bulog dan harga beras medium masih sangat terjangkau, Rp 10 ribu per kilonya dan beras di gudang Bulog tak pernah kosong," ujar Tetty.

Sementara itu Ketua Himpunan Swasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) Riau, Tuah Laksamana Negara mengatakan ketersediaan BBM dan gas yang merupakan salah satu di antara barang penting aman jelang dan pasca Nataru.

Hiswana pun menjamin pendistribusian BBM dan gas berjalan lancar.

"Lima belas hari sebelum Nataru, kami bersama Pertamina akan membentuk Satgas yang bertugas untuk memastikan ketersediaan BBM dan kelancaran pendistribusiannya. Satgas itu akan tetap bertugas hingga 15 hari pasca Nataru," ujar Tuah, Jumat (11/11/2022).

Tuah Laksamana juga mengatakan bahwa stok BBM dan gas elpiji aman hingga tahun baru 2023. Apalagi kuota BBM subsidi sudah ditambah.

Di samping itu, Hiswana juga menyiapkan seluruh rantai distribusi mulai dari SPBU, SPBBE hingga agen dan pangkalan LPG, baik subsidi maupun nonsubsidi.

"Kami juga siapkan Pangkalan Siaga untuk penyaluran gas elpiji untuk masyarakat," Tutup Tuah.

SHARE:
Berita Terkait
Dialokasikan 997 BSPS, 200 Unit Bantuan Rumah di Meranti Mulai Rampung

Dialokasikan 997 BSPS, 200 Unit Bantuan Rumah di Meranti Mulai Rampung

Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I

Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I

Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga

Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga

Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai

Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai

Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran

Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran

Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar

Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar

Komentar
Berita Terbaru