Selasa, 09 Juni 2026 WIB
Selasa, 09 Juni 2026 WIB

Jamin Ketersediaan Bapokting, Sejumlah Stakeholder di Riau Turun Tangan

Redaksi - Jumat, 11 November 2022 20:37 WIB
Jamin Ketersediaan Bapokting, Sejumlah Stakeholder di Riau Turun Tangan

Pekanbaru - Untuk menjamin ketersediaan Bapokting saat Nataru, sejumlah stakeholder di Riau turun tangan.

Baca Juga:

Selain ketersediaan, kestabilan harga pun menjadi perhatian jelang perayaan Nataru di Riau.

Kabid Perdagangan Dalam Negri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkopukm) Provinsi Riau Tetty Nurdianti menjelaskan jika pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah daerah penyangga untuk menjaga ketersediaan bahan pokok di Riau.

Untuk menjaga harga, Tetty Nurdianti juga mengatakan jika Pemprov Riau telah memberikan bantuan berupa ongkos angkut dalam pendistribusian bahan pokok.

"Pemprov sudah mensubsidi ongkos angkut untuk bahan pokok, ini salah satu cara untuk menekan harga di pasaran," ujar Tetty.

Selain ongkos angkut, Tetty mengatakan pihaknya juga telah menggelar pasar murah.

Disperindag Riau juga kata Tetty terus berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan bahan pokok di Riau.

Namun begitu, Tetty mengakui ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan, terutama beras.

Hal itu lantaran produksi beras di Riau belum mencukupi kebutuhan daerah.

"Harga beras sempat menjadi penyumbang inflasi di Riau. Namun itu hanya untuk beras kualitas premium, kenaikan bisa mencapai 2 hingga 4 ribu rupiah per kilo. Namun kita sudah berkoordinasi ke Bulog dan harga beras medium masih sangat terjangkau, Rp 10 ribu per kilonya dan beras di gudang Bulog tak pernah kosong," ujar Tetty.

Sementara itu Ketua Himpunan Swasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) Riau, Tuah Laksamana Negara mengatakan ketersediaan BBM dan gas yang merupakan salah satu di antara barang penting aman jelang dan pasca Nataru.

Hiswana pun menjamin pendistribusian BBM dan gas berjalan lancar.

"Lima belas hari sebelum Nataru, kami bersama Pertamina akan membentuk Satgas yang bertugas untuk memastikan ketersediaan BBM dan kelancaran pendistribusiannya. Satgas itu akan tetap bertugas hingga 15 hari pasca Nataru," ujar Tuah, Jumat (11/11/2022).

Tuah Laksamana juga mengatakan bahwa stok BBM dan gas elpiji aman hingga tahun baru 2023. Apalagi kuota BBM subsidi sudah ditambah.

Di samping itu, Hiswana juga menyiapkan seluruh rantai distribusi mulai dari SPBU, SPBBE hingga agen dan pangkalan LPG, baik subsidi maupun nonsubsidi.

"Kami juga siapkan Pangkalan Siaga untuk penyaluran gas elpiji untuk masyarakat," Tutup Tuah.

SHARE:
Berita Terkait
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Siapkan Satgas Gabungan untuk Tertibkan Galian C

Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Siapkan Satgas Gabungan untuk Tertibkan Galian C

Korban Tenggelam di Kampar Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Pencarian

Korban Tenggelam di Kampar Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Pencarian

Babinsa dan Satpol PP Patroli Karhutla di Telesung, Warga Diimbau Tak Membakar Lahan

Babinsa dan Satpol PP Patroli Karhutla di Telesung, Warga Diimbau Tak Membakar Lahan

Jaga Kondusivitas Desa, Babinsa Tanjung Gelar Dialog dengan Masyarakat

Jaga Kondusivitas Desa, Babinsa Tanjung Gelar Dialog dengan Masyarakat

Buruh Asal Bandung Hilang Terseret Arus Sungai Kampar, Tim Gabungan Masih Melakukan Pencarian

Buruh Asal Bandung Hilang Terseret Arus Sungai Kampar, Tim Gabungan Masih Melakukan Pencarian

Razia Tengah Malam di Bagan Batu, Polisi Amankan Tiga Motor Diduga untuk Balap Liar

Razia Tengah Malam di Bagan Batu, Polisi Amankan Tiga Motor Diduga untuk Balap Liar

Komentar
Berita Terbaru