Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB

Isu Permen Diduga Mengandung Narkoba di Meranti, Hasil Uji Lab BBPOM Pekanbaru Mengagetkan

- Rabu, 04 April 2018 11:18 WIB
Isu Permen Diduga Mengandung Narkoba di Meranti, Hasil Uji Lab BBPOM Pekanbaru Mengagetkan
MERANTI - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Meranti, dr. Irwan Suwandi, menyampaikan, pihak Dinkes telah menerima keterangan sementara dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru terkait dugaan permen mengandung narkoba, yang sempat meresahkan masyarakat di Kepulauan Meranti, baru-baru ini.

Dalam keterangan secara lisan yang disampaikan pihak BBPOM tersebut, kata Irwan, hasil uji laboratorium yang dilakukan BBPOM terhadap sample permen merek Y negatif mengandung zat Narkoba.

"Iya, secara lisan Kepala BBPOM sudah menyampaikan (hasil uji lab yang dilakukan BBPOM terhadap sample permen merek Y yang diduga mengandung zat narkoba), hasilnya negatif, laporan tertulisnya mudah-mudahan dalam 1, 2 hari ini menyusul," kata Irwan Suwandi, lewat pesan singkat WhatsApp kepada MerantiOne (PesisirOne Grup), Rabu (4/4).

Uji lab terhadap permen merek Y dilakukan BBPOM menindaklanjuti isu ada bocah usia 3,8 tahun di Kepulauan Meranti yang positif narkoba, diduga usai mengkonsumsi permen.

Bocah berinisial CSA itu, menurut keterangan sang ibu, RN kepada polisi, waktu itu tiba-tiba ilusi, tidak bisa tidur dan banyak bercerita tidak karuan alias ngoceh (Perbuatan atau kelakuan anaknya tersebut seperti tidak biasa dilakukan sehari-hari).

RN, warga yang tinggal di Jalan Alah Cikpuan gang Mulia Selatpajang tersebut menduga, kelakuan aneh anaknya tersebut setelah mengkonsumsi 3 (tiga) bungkus permen merek Y.

Kecurigaan RN berdasarkan penjelasan sang kakek. Menurut kakek, pada Jum'at (30/3/2018) sekira jam 14.00 Wib, cucunya tersebut bermain di rumah, dan sekira jam 16.00 Wib korban minta dibelikan permen Y di warung terdekat.

Berdasarkan permintaan sang cucu, sebanyak 5 (lima) bungkus permen merek Y dibeli kakek kala itu.

Tidak lama kemudian setelah mengkonsumsi permen tersebut atau sekira jam 19.00 Wib, korban mulai bertingkah laku aneh tidak mau tidur sampai pagi. Melihat gelagat anaknya, sekira jam 12.30 Wib, dengan didampingi Anggota Sat Resnarkoba, orgtuanya membawa ke RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti untuk pengobatan.

Terhadap anak tersebut juga dilakukan tes urine, hasilnya sungguh mengagetkan, dimana hasil tes urine Positif (+) mengandung narkotika (methafetamin dan amphetamin).

Selanjutnya, pihak kepolisian bersama pihak Dinas Kesehatan dan Disperindag Kepulauan Meranti melakukan koordinasi terkait dugaan permen yang mengandung narkoba tersebut.(merantione)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Dialokasikan 997 BSPS, 200 Unit Bantuan Rumah di Meranti Mulai Rampung

Dialokasikan 997 BSPS, 200 Unit Bantuan Rumah di Meranti Mulai Rampung

Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I

Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I

Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga

Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga

Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai

Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai

Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran

Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran

Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar

Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar

Komentar
Berita Terbaru