Jumat, 21 Agustus 2026 WIB
Jumat, 21 Agustus 2026 WIB

Dua Cewek Mualaf, Syahadat Bergema di Masjid Raya Selatpanjang

- Jumat, 08 Desember 2017 22:47 WIB
Dua Cewek Mualaf, Syahadat Bergema di Masjid Raya Selatpanjang

SELATPANJANG - Teriakan 'Allahu Akbar' membahana di Masjid Bahrul Ulum Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Jumat 8 Desember 2017 siang. Dua orang wanita beda agama mengucap kalimat syahadat untuk pertama kalinya.

Mereka adalah Noviana Boru Manalu (22) yang sebelumnya memeluk agama Kristen Protestan dan Eli Lina (25) yang sebelumnya memeluk agama Budha.

Proses pengislaman dua wanita tersebut, langsung dipimpin oleh Ketua Yayasan Fitrah Madani Ustadz H Ahmad Fauzi SAg, dengan disaksikan puluhan jamaah usai melaksanakan sholat Jumat.

Keduanya terlihat mengenakan pakaian layaknya seorang muslimah. Warga non muslim ini duduk menghadap ustadz penuntun syahadat.

Setelah resmi memeluk Islam, nama Noviana berganti menjadi Siti Huzaimah, sementara Eli berganti nama menjadi Humairah.

"Alhamdulillah, Subhanallah, kedua saudara kita ini mendapat hidayah dari Allah SWT semoga mereka tetap istiqomah. Saya juga berpesan kepada yang baru mengucapkan kalimat syahadat ini agar tidak meninggalkan shalat, rajin membaca Al-Quran, dan harus mengamalkan agama Islam dengan sungguh sungguh, baru akan merasa nikmatnya Islam itu," kata Ustadz Ahmad Fauzi.

Ketua Mesjid Agung Darul Ulum Selatpanjang ini juga mengajak puluhan jamaah Masjid Darul Ulum yang menyaksikan untuk bersama-sama mendoakan saudara baru umat Muslim yang baru saja memeluk agama Islam itu. 

Ahmad Fauzi menyadari betul bahwa orang yang baru masuk Islam itu masih goyang keimanannya. Untuk itu diharapkan pula masyarakat Muslim lainnya agar membantu kehidupan, dan kebutuhan lainnya. 

"Hari ini keduanya sudah menjadi saudara kita. Mari kita doakan agar mereka menjadi sholehah yang istiqomah, mari kita bantu kehidupan mereka," kata Ahmad Fauzi lagi. 

Sementara itu, Siti Huzaimah dan Humairah ketika ditemui usai bersyahadat mengaku ingin memeluk Islam atas dasar keinginan sendiri. Gadis itu mengaku tidak mendapat restu dari orang mereka, ketika Ia mengutarakan niat untuk masuk Islam. Namun pendirian teguh dan hidayah lah yang membuat mereka tetap ingin bersyahadat.

"Saya masuk Islam karena ingin mendalami ajaran Islam lebih jauh, karena saya sudah sejak lama mempelajari Islam. Namun kedua orang tua saya tidak mengizinkannya, sedangkan kakak saya sudah duluan memeluk agama Islam. Orang tua saya berada di Medan, saya kesini hanya ingin mencari kerja," kata anak kedua dari 5 bersaudara ini.

Sementara itu Humairah atau Eli Lina(25) juga mengatakan hal sama, dimana masuk Islam atas dasar keinginan sendiri tanpa ada paksaan dari pihak lain, sementara itu dia juga akan menikah dengan seorang muslim apabila dirinya sudah betul betul mahir mempelajari Islam.

"Ibu tidak mengizinkan saya untuk masuk Islam, tapi kata bapak terserah saja. Saya sudah 4 tahun lalu sudah mengenal Islam jauh sebelum saya mengenal calon saya. Sebelumnya juga calon saya sudah lama membimbing saya untuk memeluk agama Islam, tetapi dia tidak pernah memaksa," kata anak kedua dari tiga bersaudara ini pula.

Untuk diketahui, usai bersyahadat keduanya mendapat bingkisan dari Yayasan Fitra Madani Meranti, dan sumbangan dari jamaah, serta berfoto bersama pengurus Masjid dan pengurus Yayasan.[nur]

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I

Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I

Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga

Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga

Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai

Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai

Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran

Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran

Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar

Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar

Bupati Asmar Apresiasi Paskibraka 2026, Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pejuang

Bupati Asmar Apresiasi Paskibraka 2026, Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pejuang

Komentar
Berita Terbaru