Diduga Korsleting, Walet di Desa Lemang Ludes Terbakar
RANGSANG BARAT - Satu unit rumah walet milik Agustan (23 tahun) di Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, dikabarkan hangus terbakar. Api diduga berasal dari korsleting listrik.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. La Ode Proyek SH, melalui Kasubag Humas AKP. Amir Husin, kepada wartawan di Selatpanjang menjelaskan, informasi adanya kebakaran rumah walet tersebut diterima Polsek Rangsang Barat sekitar pukul 00.10 Wib.
Selanjutnya Kapolsek Rangsang Barat IPTU. S. Pangaribuan dan Kanit Reskrim Ipda. Jimmy Andre SH. MH beserta 5 orang anggota mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan benar telah terjadi kebakaran 1 buah rumah walet.
Keterangan itu, kata Amir Husin, didapat berdasarkan keterangan saksi bernama Hasem yang melihat sekumpulan asap dari pelabuhan Peranggas. Waktu itu Hasem mengaku melihat ke TKP bahwa ada 1 buah rumah sarang walet yang terbakar.
Atas kejadian itu, Hasem sempat memanggil masyarakat sekitar dan menuju rumah walet untuk memadamkan api yang sudah membakar rumah walet tersebut, namun api tidak bisa dikendalikan lagi.
"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami mencapai puluh juta rupiah. Api diduga berasal dari korsleting listrik," ungkap Amir Husin.(hms polres/nur)
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. La Ode Proyek SH, melalui Kasubag Humas AKP. Amir Husin, kepada wartawan di Selatpanjang menjelaskan, informasi adanya kebakaran rumah walet tersebut diterima Polsek Rangsang Barat sekitar pukul 00.10 Wib.
Selanjutnya Kapolsek Rangsang Barat IPTU. S. Pangaribuan dan Kanit Reskrim Ipda. Jimmy Andre SH. MH beserta 5 orang anggota mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan benar telah terjadi kebakaran 1 buah rumah walet.
Keterangan itu, kata Amir Husin, didapat berdasarkan keterangan saksi bernama Hasem yang melihat sekumpulan asap dari pelabuhan Peranggas. Waktu itu Hasem mengaku melihat ke TKP bahwa ada 1 buah rumah sarang walet yang terbakar.
Atas kejadian itu, Hasem sempat memanggil masyarakat sekitar dan menuju rumah walet untuk memadamkan api yang sudah membakar rumah walet tersebut, namun api tidak bisa dikendalikan lagi.
"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami mencapai puluh juta rupiah. Api diduga berasal dari korsleting listrik," ungkap Amir Husin.(hms polres/nur)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I
Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga
Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai
Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran
Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar
Bupati Asmar Apresiasi Paskibraka 2026, Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pejuang
Komentar