Braaak.. KM Bintang Selatan Nyaris Tenggelam di Laut Tanjung Gadai
SELATPANJANG - Kapal Motor (KM) Bintang Selatan dikabarkan nyaris tenggelam di laut Tanjung Gadai, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Informasi menyebutkan, KM Bintang Selatan ditabrak sebuah ponton saat bersandar di pelabuhan Dusun Tanjung Kebal, Desa Tanjung Gadai, pada Minggu 27 Agustus 2017 dinihari.
Menurut penuturan warga setempat, Kamarul (47 tahun), tidak ada korban jiwa atas kejadian itu, hanya saja KM Bintang Selatan yang membawa barang dari Pekanbaru tujuan Tanjungbatu, mengalami kerusakan lumayan parah.
Kata Kamarul, berdasarkan keterangan anak buah kapal (ABK) KM Bintang Selatan, kejadian itu pada subuh. Waktu itu KM Bintang Selatan sedang berlabuh di perairan Desa Tanjung Gadai karena sedang mengalami kerusakan, kemudian ada satu unit Ponton menghantam bagian depan (KM Bintang Selatan).
"Saat kejadian, ABK KM Bintang Selatan sempat mencoba memanggil melalui radio kepada Ponton tersebut, akan tetapi tidak ada jawaban," ungkapnya. ABK kapal Bintang Selatan selanjutnya berupaya menyelamatkan kapalnya yang mau tenggelam.
Beruntung saja, sambung Kamarul, tidak berapa lama kemudian sebuah kapal dari Desa Serapung yang dalam perjalanan ke Putong datang membantu. Akan tetapi, karena bobot kapal KM Bintang Selatan jauh lebih besar, sehingga kapal dari Desa Serapung yang dinakhodai Mario itu terpaksa meminta bantuan kepada KM Teluk Raja yang mau berangkat dari Desa Tanjunggadai ke Tanjung Balai Karimun.
"Untuk menyelamatkan KM Bintang Selatan, masyarakat membantu membongkar muatan kapal tersebut ke atas pelabuhan, dan setelah adanya kesepakatan antara nakhoda KM Bintang Selatan dengan nakhoda KM Teluk Raja, akhirnya muatan KM Bintang Selatan dibongkar sebagian ke KM Teluk Raja dan Kapal yang mengalami kerusakan tersebut ditunda oleh KM Teluk Raja ke Tanjung Batu," jelas Kamarul.(moc-nur)
Informasi menyebutkan, KM Bintang Selatan ditabrak sebuah ponton saat bersandar di pelabuhan Dusun Tanjung Kebal, Desa Tanjung Gadai, pada Minggu 27 Agustus 2017 dinihari.
Menurut penuturan warga setempat, Kamarul (47 tahun), tidak ada korban jiwa atas kejadian itu, hanya saja KM Bintang Selatan yang membawa barang dari Pekanbaru tujuan Tanjungbatu, mengalami kerusakan lumayan parah.
Kata Kamarul, berdasarkan keterangan anak buah kapal (ABK) KM Bintang Selatan, kejadian itu pada subuh. Waktu itu KM Bintang Selatan sedang berlabuh di perairan Desa Tanjung Gadai karena sedang mengalami kerusakan, kemudian ada satu unit Ponton menghantam bagian depan (KM Bintang Selatan).
"Saat kejadian, ABK KM Bintang Selatan sempat mencoba memanggil melalui radio kepada Ponton tersebut, akan tetapi tidak ada jawaban," ungkapnya. ABK kapal Bintang Selatan selanjutnya berupaya menyelamatkan kapalnya yang mau tenggelam.
Beruntung saja, sambung Kamarul, tidak berapa lama kemudian sebuah kapal dari Desa Serapung yang dalam perjalanan ke Putong datang membantu. Akan tetapi, karena bobot kapal KM Bintang Selatan jauh lebih besar, sehingga kapal dari Desa Serapung yang dinakhodai Mario itu terpaksa meminta bantuan kepada KM Teluk Raja yang mau berangkat dari Desa Tanjunggadai ke Tanjung Balai Karimun.
"Untuk menyelamatkan KM Bintang Selatan, masyarakat membantu membongkar muatan kapal tersebut ke atas pelabuhan, dan setelah adanya kesepakatan antara nakhoda KM Bintang Selatan dengan nakhoda KM Teluk Raja, akhirnya muatan KM Bintang Selatan dibongkar sebagian ke KM Teluk Raja dan Kapal yang mengalami kerusakan tersebut ditunda oleh KM Teluk Raja ke Tanjung Batu," jelas Kamarul.(moc-nur)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Dibuka Bupati Asmar, 96 Tim Ramaikan Harapan Muda Cup I
Ratusan Warga Kamter Ramaikan Jalan Santai Berhadiah, Camat Pulau Merbau Soroti Antusiasme Warga
Tim Kompolnas Sambangi Meranti, Visitasi Award 2026 Dimulai
Ini Skema BPKAD Meranti untuk Selesaikan Kewajiban Pembayaran
Turun Signifikan, Kewajiban Tunda Bayar Pemkab Meranti Tersisa Rp45,13 Miliar
Bupati Asmar Apresiasi Paskibraka 2026, Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pejuang
Komentar