Senin, 07 September 2026 WIB
Senin, 07 September 2026 WIB

Pembangunan Jembatan dan Turap, Bupati Meranti Diminta Ajukan Proposal

- Minggu, 30 November 2014 16:24 WIB
Pembangunan Jembatan dan Turap, Bupati Meranti Diminta Ajukan Proposal
MERANTI - Kunjungan presiden Republik Indonesia Ir H Jokowidodo bersama Ibunegara Iriani Jokowidodo berserta rombongan ke Kepulauan Meranti, Kamis (27/11) lalu, memberikan merupakan moment yang sangat berharga bagi pemerintah Kabupaten kepulauan Meranti.

Terutama dalam mengatasi berbagai persoalan di Kabupaten kepulauan Meranti, Selain persoalan Kahutla persoalan abrasi pantai tentunya akan menjadi topic utama dalam kunjungan presiden tersebut. terutama dalam penangan Abrasi pantai yang terjadi diberapa kecamatan yang ada diwlilayah kepulauan meranti.

Kedatangan Presiden Ke 7 RI itu tentunya diharapkan akan membawa perubahan yang signifikan terhadap kabupaten termuda di provinsi riau, si yang selama ini menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, mengingat abrasi itu merupakan bencana atau musibah yang berkepanjang dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan berakhir.

Persoalan Abrasi pantai yang terjadi dibeberapa pulau terluar dikabupaten kepulauan meranti yang berbatasan langsung dengan beberapa Negara tetangga seperti Malaysia dan singapura persolan abrasi dikepaulauan Meranti memang sudah seharusnya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat, karena bencana tersebut berkaitan dengan hajad orang banyak.

Selain itu abrasi pantai yang dikepulauan Meranti itu juga merupakan salah penyumbang tingginya tingkat kemiskinan di kabupaten tedepan itu.pasalnya tidak sedikit rumah dan lahan perkebunan warga setempat yang amblas kelaut dan menjadi hamparan pantai akibat hempas ombak selatmalaka itu.Sehingga tidak sedikit pula masyarakat di daerah tersebut yang kehilangan tempat tinggal dan penghasilan sehingga dengan sndirinya mereka berupa status menjadi masyarakat miskin.dan bebeapa desa dipulau terluar tersebut juga masih ada yang termaginalkan atau terisolir.

Sebagai kawasan depan Kepulauan Meranti sudah seharus mendapat porsi yang lebih dri pemerintah pusat,terutama dalam pembangunan desa-desa yang masih terisolir dan berhadapan langsung dengan selat malaka, dengan berbagai menu seperti pembangunan Turap pemecah gelombang,karena pembangunan turap pemecah gelombang itu merupakan solusi yang palin tepat untuk menyelamatkan beberapa pulau di kepulauan meranti Sperti Pulau Rangsang,Pulau Merbau dan Pulau pada dari kepunahan Akibat Abrasi.

Selain itu pembangunan infrastruktur jalan dan Jembatan juga tidak kalah pentingan guna membuka keterisoliran di bebera desa yang ada di tiga pulau tersebut.Dengan Pembangunan jembatan dari Pulau tebing Tinggi ke Pulau Sumatera diyakini akan menjadi solusi untuk membuka keterisoliran wilayah di Kepulauan Meranti. Sebab tidak sedikit produk atau barang yang didatangkan dari Berbagai wilayah yang berada di Pulau Sumatera

Seperti sayur mayur, beras, dan berbagai barang kebutuhan masyarakat. Jadi jika jembatan bisa dibangun dari Pulau Sumatera ke Pulau Tebing Tinggi,dengan begitu harga jualnya juga bisa lebih murah. Jika dibandingkan biaya transportasi laut yang dinilai cukup mahal.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri sudah membuat perencanaan pembangunan jembatan dari Pulau Sumatera ke Pulau tebing Tinggi di Kepulauan Meranti. Pembangunan jembatan tersebut sudah diwacanakan dan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) pemerintahan Kabupaten kepulauan Meranti, selain itu Peerintah juga telah mencanakan Pembangunan Jempatan penhubung antar kecamatan yang ada di wialayah Kepulauan Meranti.

"Hal tersebut juga sudah disampaikan oleh bupati kabupaten Kepulauan Meranti Drs H.Irwan Msi secara langsung kepada Presiden RI saat datang berkunjung Kedesa Sungai Tohor Kecamatan tebingtinggitimur kamis (27/11) lalu. Dengan harapan orang nomor 1 RI itu dapat membantu mewujudkan tujuan dari sebuah pemekaran kabupaten kepulauan Meranti yang pada intinya untuk meningkatkan kesajahteraan masyarakat serta kemajuan daerah tersebut.

"Presiden RI ke 7 itu juga mengakui kalau bupati Kepulauan Meranti sudah menyampaikan berbagai persolan yang ada di kepulauan Meranti" Tadi Bupati juga sudah sampaikan,berbagai persoalan di Kepulauan meranti yang harus mendapatkan perhatian serta penganan dengan serius, termasuk soal pembangunan jembatan penghubung antar Pulau Tebingtinggi dengan pulau Sumatera. " kita akan tunggu proposal dari Bupati untuk pembangunan jembatan tersebut," ungkap Presiden Jokowidodo saat menjelaskan kepada sejumlah wartawan saat kunjunganya kesuangai tohor kamis (28/11) lalu.

"Kita juga sudah mendengar langsung berbagai persoalan yang ada di kabupat ini termaswuk persoalan abrasi"ungkap Jokowi yang mengakui sudah mendengar harapan Pemerintah kabupaten kepulauan Meranti agar persolaan abrasi yang disampaikan Buapti dapat diatasi segera.presiden juga minta data-data kongkrit tentang abrasi yang terjadi di Kepulauan Meranti, selama ini.

"Abrasi juga sudah disampaikan Bupati. Kita juga akan meminta usulan itu melalui Proposal," lanjut jokowi dan meminta sekretarisnya mencatat aspirasi tersebut.

Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Presiden Jokowidodo telah mau datang ke Meranti dan mendengarkan aspirasi dari Meranti. Bahkan sampai memberikan bantuan.

Yang pasti nantinya menyangkut abrasi dan usulan pembangunan jembatan, Bupati akan menindak lanjutinya dengan berkoordinasi dengan kementrian teknis. Sehingga usulan tersebut bisa ditindak lanjuti segera dalam program nyata. Dengan begitu apa yang menjadi program dan keinginan masyarakat bisa segera terwujud.

Dengan adanya perhatian orang Nomor satu di Indonesia tersebut, Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs H.Irwan mengharapkan pemerataan pembangun an di kepulauan meranti,segera dapat terwujud ,semakin cepat tentunya akan semakin baik. Sehingga dengan begitu nantinya diharapkan Kabupaten terumuda di riau itu bisa setara dan bersaing dengan kabupaten kota/kota lainya yang ada di Indonesia.

Kepala Dinas PU Kepulauan Meranti, Ir Ardhahni MT menambahkan bahwa pihaknya akan segera mempersiapkan proposal yang diminta oleh Presiden RI tersebut. Dia akan mempersiapkan dan mengusulkannya segera ke Kementrian Pekerjaan Umum.

"Yang Pasti kita akan siapkan segera usulan itu kepada pemerintah pusat. Kita akan tindak lanjuti dalam waktu yang tidak lama, agar bisa segera diwujudkan rencana Pembangunan jembatan dan mengatasi persoalan abrasi yang sejak puluhan tahun lalui mengahntui masyarakat di kepulauan Meranti khsusunya bagi msyarakat kita yang berdomisi di pulau-pulau terdepan, seperti di pulau Rangsang, pulau Merbbau dan pulau Padang "sebutnya.

(adv/moc/hum)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah

Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah

Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas

Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas

Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026

Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026

Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam

Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam

Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar

Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar

Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis

Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis

Komentar
Berita Terbaru