Tips, Kurangi Risiko Dialami Orang Gemuk Saat Tidur
PEKANBARU - Orang bertubuh gemuk memiliki risiko dengan berbagai penyakit. Nah, risiko penyakit pun bisa datang kapan saja seperti saat waktu tidur.
Menurut Dr dr Samuel Oetoro, MS, SpGK(K) risiko yang berbahaya bagi orang gemuk pada waktu tidur adalah obstructive sleep apnea atau berhenti napas saat tidur. Hal ini biasa ditandai dengan kebiasaan mendengkur.
"Orang obesitas biasanya tidurnya mendengkur," ucap dokter yang praktik di MRCCC Siloam Hospital ini kepada detikHealth baru-baru ini.
dr Samuel menjelaskan berhentinya napas saat tidur terjadi karena posisi lidah yang jatuh ke belakang atau menutup jalan napas. Sehingga saat jalan sudah tertutup seperempat atau sepertiga bagian maka terjadilah bunyi dengkuran dan mengurangi kualitas tidur orang tersebut.
Lebih lanjut, dr Samuel menjelaskan lidah pada orang gemuk cenderung menutup jalan napas dikarenakan timbunan lemak yang berada di bagian leher. Hal tersebut menyebabkan tertekannya jalan napas atau saraf.
"Saraf yang tertekan tersebut lama-lama bisa jadi lemah. Jadi kalau tidur lidahnya jatuh," sambung ayah dari tiga orang anak ini.
Oleh karena itu, dr Samuel menyarankan kepada orang gemuk untuk menumpuk bantal hingga tiga saat tidur. Selain itu ia menyarankan untuk tidur dengan posisi miring.(dtc)
Baca Juga:
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti
Pemkab Kepulauan Meranti dan Kemenhub Bersepakat Siapkan SDM Transportasi Darat