Sabtu, 31 Oktober 2026 WIB
Sabtu, 31 Oktober 2026 WIB

Dinkes Bengkalis: Musim Penghujan Waspadai Demam Berdarah

- Jumat, 12 Januari 2018 18:28 WIB
Dinkes Bengkalis: Musim Penghujan Waspadai Demam Berdarah

BENGKALIS – Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD) dengan menjalankan program 3 M, yaitu menguras, menimbun dan menutup wadah penampungan air.

Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Supardi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Alwizar, dalam rilis yang diterima,Jumat (12/1/2018).

Dikatakan Alwizar, cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit DBD adalah dengan mencegah nyamuk aedes aegypti berkembang biak.Untuk itu, warga diminta untuk menutup rapat-rapat penampungan air bersih/air hujan, agar nyamuk aedes aegypti tidak dapat meletakkan telurnya sehingga tidak menjadi jentik dan berkembang menjadi nyamuk dewasa

Selain itu, kata Alwizar, pihak Dinas Kesehatan juga telah minta kepada seluruh kepala Puskesmas dan camat, kepala desa/lurah di Negeri Junjungan untuk lebih gencar mensosialisasikan kepada masyarakat luas agar waspada terhadap DBD.  

“Tak kalah penting, masyarakat dihimbau untuk lebih aktif melakukan gotong royong, membersihkan lingkungan tempat tinggal secara teratur,” ungkapnya.

Sejauh ini, masih ada anggapan dari sebagian masyarakat, pencegahan DBD melalui upaya pengasapan (fogging). Menurut Alwizar, anggapan itu kurang tepat, karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja dan merupakan upaya pengendalian jika ada kasus penderita penyakit saja agar tidak meluas dan berkembang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB)

“Meski ada tindakan pengasapan atau juga bubuk abate, namun program 3 M jauh lebih efektif untuk mencegah timbulnya penyakit DBD,” ungkap Alwizar.

Selain masalah penyakit DBD, menurut Alwizar, pada musim hujan masyarakat juga menghadapi penyakit lainnya, seperti penyakit influenza, malaria, serangan asma, leptospirosis hingga diare. "Saat terjadi banjir, potensi penyakit diare, leptospirosis, hingga penyakit kulit meningkat," katanya.[eka/disk]

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Semarak Bulan Bahasa SMP se-Meranti, Sudandri Ajak Pelajar Lestarikan Bahasa Melayu

Semarak Bulan Bahasa SMP se-Meranti, Sudandri Ajak Pelajar Lestarikan Bahasa Melayu

Heboh, Pria 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan PT Uni Seraya Meranti

Heboh, Pria 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan PT Uni Seraya Meranti

Polmas Dirgantara Hadir di Meranti, Korpolairud Baharkam Polri Salurkan Puluhan Pekat Sembako buat Warga

Polmas Dirgantara Hadir di Meranti, Korpolairud Baharkam Polri Salurkan Puluhan Pekat Sembako buat Warga

Bupati Asmar Lantik 29 Pejabat Pemkab Meranti, Tekankan Integritas dan Kinerja

Bupati Asmar Lantik 29 Pejabat Pemkab Meranti, Tekankan Integritas dan Kinerja

Danlanal Dumai dan Bupati Meranti Resmikan Dapur Pos AL Selatpanjang

Danlanal Dumai dan Bupati Meranti Resmikan Dapur Pos AL Selatpanjang

TNI AL dan Pemkab Kepulauan Meranti Saling Perkuat Sinergitas

TNI AL dan Pemkab Kepulauan Meranti Saling Perkuat Sinergitas

Komentar
Berita Terbaru