Selasa, 21 April 2026 WIB
Selasa, 21 April 2026 WIB

26 Desa di Meranti Bebas BAB Sembarangan

Redaksi - Senin, 11 Maret 2019 14:47 WIB
26 Desa di Meranti Bebas BAB Sembarangan
MERANTI - Berbagai upaya dilakukan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dalam menjaga kesehatan. Salah satunya, mengubah kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan.

Data Diskes menyebutkan, dari 101 Desa dan Kelurahan di Kepulauan Meranti, setidaknya 26 desa saat ini sudah dinyatakan bebas BAB sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

"Tingkat kesadaran masyarakat Meranti untuk tidak BAB sembarangan jauh meningkat. Tahun 2017 tercatat hanya 14 desa yang dinyatakan ODF, kemudian tahun 2018 meningkat capai 26 desa," ungkap Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Muhammad Hasrin SKM, Senin (11/3/2019).

Pihaknya, kata Hasrin, terus mendorong masyarakat untuk membangun sarana sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

"Masyarakat harus tahu, bahwa BAB sembarangan itu sangat berbahaya bagi kesehatan lingkungan sekitar," jelas dia.

Menurutnya, akar permasalahan dari warga yang BAB sembarangan ini bukan hanya karena ketidakmampuan dari finansial, tapi lebih pada arah perilaku dan kebiasaan.

"Target kita, dari sembilan kecamatan yang ada, tiap tahun minimal satu kecamatan dua desa dinyatakan bebas BAB sembarangan. Ini kita lakukan secara bertahap, mengingat terbatasnya anggaran," bebernya.

Salah satu desa yang sudah dinyatakan ODF adalah Desa Centai, Kecamatan Pulau Merbau, yang warganya telah memiliki kesadaran tentang bahaya BAB sembarangan.

"Alhamdulillah seluruh warga desa kami sudah BAB di jamban sehat permanen. Ini tentunya berkat dukungan semua pihak, terutama warga Desa Centai," ungkap Kepala Desa Centai, Muhammad Allatif.

Kades menilai, banyaknya kepala keluarga (KK) tidak memiliki jamban keluarga sebelumnya, menyebabkan kebiasaan buang air besar sembarangan di Desa Centai justru lebih banyak.

"Selain mendorong masyarakat agar membangun akses jamban, usaha yang kita lakukan adalah meningkatkan kesadaran tentang akan pentingnya menjaga kebersihan," pungkasnya. (nur)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba

Operasi Antik 2026, Polres Meranti Intensifkan Razia THM untuk Cegah Narkoba

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Muzamil Ingatkan Musrenbang Bukan Formalitas, Tapi Arah Masa Depan Daerah

Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan

Komsos Babinsa di Banglas, Warga Diimbau Aktif Jaga Lingkungan

Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla

Patroli Rutin Babinsa dan MPA di Desa Mekarbaru Pastikan Wilayah Bebas Karhutla

Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM

Imigrasi Selatpanjang Jadikan Melai sebagai Desa Binaan Cegah TPPO dan TPPM

Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap

Pencurian Ruko di Tanjung Harapan Selatpanjang Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap

Komentar
Berita Terbaru