Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Produk Yang Bernilai Ekonomi
SELATPANJANG, MOC - Semua sampah baik yang organik dan non organik bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Untuk itu, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kepulauan Meranti, berupaya mendorong peran masyarakat dalam mengolah sampah yang dihasilkan dari lingkungan usaha dan rumah tangga.
Demikian dikatakan Kepala Badan Lingkungan Hidup (Kaban LH) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Irmansyah MSi, saat membuka Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Persampahan, di Ballroom Afifa, jalan Banglas Selatpanjang, Selasa (7/10/2014).
Menurutnya, peningkatan jumlah tempat usaha dan rumah tangga di Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya di Kota Selatpanjang, harus diikuti dengan peningkatan peran serta kepedulian masyarakat dalam mengelola sampah yang dihasilkan setiap harinya.
"Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan persampahan. Harapan kita ke depan, bagaimana sampah-sampah itu nantinya bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi," harap Irmansyah.
Untuk mendukung program Lingkungan Hidup di tahun 2015 mendatang, ungkapnya, BLH Kepulauan Meranti terus membangun koordinasi dengan satuan kerja terkait lainnya. "Seperti rencana pengolahan sampah menjadi pupuk kompos, kita sudah koordinasikan dengan Dinas Pertanian," ungkapnya.
Sosialisasi yang dilaksanakan BLH selama sehari penuh itu, terangnya, diikuti oleh 100 orang tokoh masyarakat dan pelaku usaha dari dua Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti, antara lain dari Kecamatan Tebingtinggi berjumlah 50 orang dan Kecamatan Tebingtinggi Barat 50 orang peserta.
Ditambahkannya, BLH juga menghadirkan narasumber yang qualified tentang materi sosialisasi, antara lain, Randof, dari Dinas Kelautan dan Perikanan dan Ahmad Yani, Widyaiswara Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti.(azwin)
Demikian dikatakan Kepala Badan Lingkungan Hidup (Kaban LH) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Irmansyah MSi, saat membuka Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Persampahan, di Ballroom Afifa, jalan Banglas Selatpanjang, Selasa (7/10/2014).
Menurutnya, peningkatan jumlah tempat usaha dan rumah tangga di Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya di Kota Selatpanjang, harus diikuti dengan peningkatan peran serta kepedulian masyarakat dalam mengelola sampah yang dihasilkan setiap harinya.
"Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan persampahan. Harapan kita ke depan, bagaimana sampah-sampah itu nantinya bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi," harap Irmansyah.
Untuk mendukung program Lingkungan Hidup di tahun 2015 mendatang, ungkapnya, BLH Kepulauan Meranti terus membangun koordinasi dengan satuan kerja terkait lainnya. "Seperti rencana pengolahan sampah menjadi pupuk kompos, kita sudah koordinasikan dengan Dinas Pertanian," ungkapnya.
Sosialisasi yang dilaksanakan BLH selama sehari penuh itu, terangnya, diikuti oleh 100 orang tokoh masyarakat dan pelaku usaha dari dua Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti, antara lain dari Kecamatan Tebingtinggi berjumlah 50 orang dan Kecamatan Tebingtinggi Barat 50 orang peserta.
Ditambahkannya, BLH juga menghadirkan narasumber yang qualified tentang materi sosialisasi, antara lain, Randof, dari Dinas Kelautan dan Perikanan dan Ahmad Yani, Widyaiswara Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti.(azwin)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
KONI Meranti Perkuat Sinergi dengan Bupati Asmar, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Hadiri Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Tebing Tinggi
Karya Bakti HUT ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai, TNI Bersama Forkopimcam dan Masyarakat Bersihkan Pantai Dorak
Pengurus PWI Kepulauan Meranti Periode 2026–2029 Resmi Dilantik
Patroli Karhutla di Banglas, Babinsa Ingatkan Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Ingatkan Pentingnya Gotong Royong dan Kebersihan Lingkungan
Komentar