Peringati Hari Ibu 2014, GOW Dumai Taja Berbagai Kegiatan
DUMAI - Gema Sumpah Pemuda dan Lantunan Indonesia
Raya 28 Oktober digelorakan dalam Kongres Pemuda Indonesia untuk
menggugah semangat pimpinan kumpulan kaum perempuan untuk mempersatukan
diri dalam kesatuan yang mandiri.
Selanjutnya atas prakarsa perempuan pada 22-25 Desember dibuatlah Kongres pertama kali di Yogyakarta dengan dibentuknya Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia( PPPI).
Melalui PPPI lah terjalinnya semangat juang kaum perempuan secara bersama-sama dengan kaum laki-laki untuk meningkatkan harkat dan martabat Indonesia untuk menjadi perempuan yang maju.
Itulah sejarah singkat Hari Ibu yang dibacakan oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Dumai, Onny Chairunnisyah disaat perayaan puncak Hari Ibu ke-86 yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Sri Bunga Tanjung (Pendopo) Jalan Putri Tujuh Kecamatan Dumai Timur, Senin(22/12).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Dumai sekaligus suami dari Ketua GOW Dumai Dr.H.Agus Widayat, Ketua DPRD Andi Gusri, Istri Walikota dan selaku penasehat GOW Hj.Nefi Agustina, Istri Sekretaris Daerah Kota Dumai, serta Organisasi Wanita se-Kota Dumai, Kepala SKPD, dan tamu undangan lain.
Usai menceritakan sejarah singkat Hari Ibu, Onny Chairunnisyah juga mengucapkan Selamat Hari Ibu ke-86 untuk seluruh wanita Indonesia khususnya Kota Dumai.
"Semoga dihari yang bersejarah ini, membuat kita kaum perempuan menjadi lebih pintar, energik, mandiri dan kreatif," katanya.
Makna Hari Ibu ke-86 ini merupakan kebangkitan perempuan Indonesia menuju persatuan dan kesatuan kaum perempuan dalam mewujudkan peranan perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahan ekonomi menuju kesejateraan keluarga dan bangsa dengan harapan kedepannya kaum perempuan dapat menciptakan industri rumahan sebagai sumber pendapatan dan lapangan kerja guna membangun perekonomian keluarga serta meningkatkan ketahanan keluarga.
Dan sesuai tema 'Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki Dalam Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan Dalam Berkeadilan Menuju Indonesia Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian'.
"Tema tersebut diangkat untuk menggaris bawahi pentingnya kemitraan antara kedua gender (perempuan dan laki-laki) di segala bidang pembangunan, baik di pedesaan maupun perkotaan," ungkap Onny.
Apalagi dengan perkembangan zaman yang semakin maju sekarang, lanjut Onny, membuktikan bahwa tidak hanya kaum laki-laki saja yang berjuang, tetapi wanita juga bisa demikian untuk membantu para pria dengan catatan tidak meninggalkan tanggung jawabnya sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya dengan tetap memberikan contoh dan pendidikan yang baik bagi anak.
"Tetap jaga sopan santun terhadap suami, meski terkadang wanita juga memiliki banyak kesibukan, tetapi tetaplah berikan yang terbaik bagi keluarga dengan tetap menjadi cantik, baik itu cantik dari dalam maupun juga cantik dari luar", imbuhnya.
Sedangkan Ketua Panitia Peringatan Hari ibu (PHI) Dewi Budi Siswanto menyebutkan bahwa dalam PHI ke-86 sudah terlaksana beberapa rangkaian kegiatan seperti Sosialisasi akan bahayanya kanker Serviks dan perawatan serta pengecekannya bekerjsama dengan BPJS Kesehatan.
Kunjungan ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Harapan Bunda Autis, Seminar Seputar Penyakit Tulang dengan menghadirkan Dr.Martevan dari Malaka, Kunjungan Ketaman Makam Pahlawan sekaligus Bhakti Sosial dengan menyantuni wanita jompo yang kurang perhatian (terlantar).
Santunan ke anak yatim, Senam Sehat, Jalan Santai dan sebagainya yang itu semua merupakan bentuk kepedulian nyata melalui kegiatan bhakti sosial dan hari puncak.
"Dengan ragam kegiatan positif diharapkan dapat memberikan makna tersendiri bagi ibu-ibu sehingga ada hikmah yang bisa kita petik bersama dari ragam kegiatan yang telah kita ikuti bersama," imbuhnya.
Dihari Ibu, dia kembali mengingatkan agar seluruh wanita bisa saling menjaga kekompakan, dan tetap terus menjadi pendamping suami yang baik, pintar dan cantik.
Usai memberikan sambutannya, istri Danlanal Dumai tersebutpun sempat meneteskan air matanya karena dirinya beserta Suami tercintanya akan pindah ke Jakarta, sebab Danalal Dumai telah berganti dan suami dari Ibu Dewi harus berpindah tugas ke Mabes TNI yang berada di Ibu Kota Indonesia.
"Saya minta maaf sebab tidak kuasa menahan tangisan ini, karena bagi saya Kota Dumai merupakan Kota kedua saya. Sebab selama saya berada di Kota ini, saya telah memiliki banyak kesan yang sangat mendalam bagi, dikarenakan orang-orang disini baik dan ramah.
Dewi Siswanto sendiri telah berada di Kota selama 1 Tahun 10 Hari, dan selama itulah dirinya mengaku mendapat banyak dukungan untuk terus semangat khususnya dari Hj.Nefi selaku Istri Walikota, Hj.Onny selaku istri Wakil Walikota, serta ibu-ibu lainnya seperti Istri Sekda.
"Selama saya di Kota Dumai, saya memiliki banyak kesan terindah yang tak akan mungkin pernah saya lupakan atau saya dapatkan di kota lainnya, I Love Dumai," tutupnya.
Sedangkan Wakil Walikota Dumai Dr.H.Agus Widayat dalam sambutan singkatnya berharap agar para ibu dapat menjadi contoh baik bagi suami dan anak -anaknya.
"Dengan adanya keberhasilan yang diraih oleh para ibu di Kota Dumai telah membuktikan perjuangan para ibu mendapatkan hasilnya, dan tetaplah berjuang untuk lebih baik lagi kedepan dan semoga di masa datang perjuangan para ibu di Kota Dumai bisa membawa harum nama daerah serta meningkatkan taraf hidup keluarganya," tandasnya.
Terakhir ditambahkan motivasi oleh Onny Chairunnisyah dan Dewi Siswanto bagi kaum hawa di Indonesia khususnya Kota Dumai, "teruslah menjadi pendamping suami yang baik serta ibu yang baik bagi anak-anak. Dan tetaplah menjadi ibu yang baik, energik, penuh dengan motivasi serta mandiri. Dan jangan lupa untuk tetap menjadi ibu yang cantik, cantik diluar maupun didalam," imbuh mereka kompak.
Pantauan Pesisir Pos, dihari puncak Peringatan Hari Ibu ke-86 yang ditaja oleh GOW itu melakukan berbagai macam kegiatan dan hiburan, misalnya saja dilakukannya proses pemotongan tumpeng oleh Ketua GOW Onny Chairunnisyah dengan mempersembahkan potongan pertamanya kepada Wakil Walikota Dumai selaku suami tercintanya Dr.H.Agus Widayat.
Kemudian kemerahan kegiatan semakin terasa ketika turut diwarnai dengan beragam hiburan, sepertian tarian Morena yang disuguhkan oleh 5 anggota TNI-AL dengan gagah dan luwesnya serta diikuti oleh seluruh ibu undangan, dilanjutkan dengan nyanyian ala ibu-ibu cantik Kota Dumai, serya pemberian hadiah kepada pemenang tanding Volly Ball yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu dan pemberian doorprize bagi undangan yang telah hadir. (RED)
Selanjutnya atas prakarsa perempuan pada 22-25 Desember dibuatlah Kongres pertama kali di Yogyakarta dengan dibentuknya Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia( PPPI).
Melalui PPPI lah terjalinnya semangat juang kaum perempuan secara bersama-sama dengan kaum laki-laki untuk meningkatkan harkat dan martabat Indonesia untuk menjadi perempuan yang maju.
Itulah sejarah singkat Hari Ibu yang dibacakan oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Dumai, Onny Chairunnisyah disaat perayaan puncak Hari Ibu ke-86 yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Sri Bunga Tanjung (Pendopo) Jalan Putri Tujuh Kecamatan Dumai Timur, Senin(22/12).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Dumai sekaligus suami dari Ketua GOW Dumai Dr.H.Agus Widayat, Ketua DPRD Andi Gusri, Istri Walikota dan selaku penasehat GOW Hj.Nefi Agustina, Istri Sekretaris Daerah Kota Dumai, serta Organisasi Wanita se-Kota Dumai, Kepala SKPD, dan tamu undangan lain.
Usai menceritakan sejarah singkat Hari Ibu, Onny Chairunnisyah juga mengucapkan Selamat Hari Ibu ke-86 untuk seluruh wanita Indonesia khususnya Kota Dumai.
"Semoga dihari yang bersejarah ini, membuat kita kaum perempuan menjadi lebih pintar, energik, mandiri dan kreatif," katanya.
Makna Hari Ibu ke-86 ini merupakan kebangkitan perempuan Indonesia menuju persatuan dan kesatuan kaum perempuan dalam mewujudkan peranan perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahan ekonomi menuju kesejateraan keluarga dan bangsa dengan harapan kedepannya kaum perempuan dapat menciptakan industri rumahan sebagai sumber pendapatan dan lapangan kerja guna membangun perekonomian keluarga serta meningkatkan ketahanan keluarga.
Dan sesuai tema 'Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki Dalam Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan Dalam Berkeadilan Menuju Indonesia Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian'.
"Tema tersebut diangkat untuk menggaris bawahi pentingnya kemitraan antara kedua gender (perempuan dan laki-laki) di segala bidang pembangunan, baik di pedesaan maupun perkotaan," ungkap Onny.
Apalagi dengan perkembangan zaman yang semakin maju sekarang, lanjut Onny, membuktikan bahwa tidak hanya kaum laki-laki saja yang berjuang, tetapi wanita juga bisa demikian untuk membantu para pria dengan catatan tidak meninggalkan tanggung jawabnya sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya dengan tetap memberikan contoh dan pendidikan yang baik bagi anak.
"Tetap jaga sopan santun terhadap suami, meski terkadang wanita juga memiliki banyak kesibukan, tetapi tetaplah berikan yang terbaik bagi keluarga dengan tetap menjadi cantik, baik itu cantik dari dalam maupun juga cantik dari luar", imbuhnya.
Sedangkan Ketua Panitia Peringatan Hari ibu (PHI) Dewi Budi Siswanto menyebutkan bahwa dalam PHI ke-86 sudah terlaksana beberapa rangkaian kegiatan seperti Sosialisasi akan bahayanya kanker Serviks dan perawatan serta pengecekannya bekerjsama dengan BPJS Kesehatan.
Kunjungan ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Harapan Bunda Autis, Seminar Seputar Penyakit Tulang dengan menghadirkan Dr.Martevan dari Malaka, Kunjungan Ketaman Makam Pahlawan sekaligus Bhakti Sosial dengan menyantuni wanita jompo yang kurang perhatian (terlantar).
Santunan ke anak yatim, Senam Sehat, Jalan Santai dan sebagainya yang itu semua merupakan bentuk kepedulian nyata melalui kegiatan bhakti sosial dan hari puncak.
"Dengan ragam kegiatan positif diharapkan dapat memberikan makna tersendiri bagi ibu-ibu sehingga ada hikmah yang bisa kita petik bersama dari ragam kegiatan yang telah kita ikuti bersama," imbuhnya.
Dihari Ibu, dia kembali mengingatkan agar seluruh wanita bisa saling menjaga kekompakan, dan tetap terus menjadi pendamping suami yang baik, pintar dan cantik.
Usai memberikan sambutannya, istri Danlanal Dumai tersebutpun sempat meneteskan air matanya karena dirinya beserta Suami tercintanya akan pindah ke Jakarta, sebab Danalal Dumai telah berganti dan suami dari Ibu Dewi harus berpindah tugas ke Mabes TNI yang berada di Ibu Kota Indonesia.
"Saya minta maaf sebab tidak kuasa menahan tangisan ini, karena bagi saya Kota Dumai merupakan Kota kedua saya. Sebab selama saya berada di Kota ini, saya telah memiliki banyak kesan yang sangat mendalam bagi, dikarenakan orang-orang disini baik dan ramah.
Dewi Siswanto sendiri telah berada di Kota selama 1 Tahun 10 Hari, dan selama itulah dirinya mengaku mendapat banyak dukungan untuk terus semangat khususnya dari Hj.Nefi selaku Istri Walikota, Hj.Onny selaku istri Wakil Walikota, serta ibu-ibu lainnya seperti Istri Sekda.
"Selama saya di Kota Dumai, saya memiliki banyak kesan terindah yang tak akan mungkin pernah saya lupakan atau saya dapatkan di kota lainnya, I Love Dumai," tutupnya.
Sedangkan Wakil Walikota Dumai Dr.H.Agus Widayat dalam sambutan singkatnya berharap agar para ibu dapat menjadi contoh baik bagi suami dan anak -anaknya.
"Dengan adanya keberhasilan yang diraih oleh para ibu di Kota Dumai telah membuktikan perjuangan para ibu mendapatkan hasilnya, dan tetaplah berjuang untuk lebih baik lagi kedepan dan semoga di masa datang perjuangan para ibu di Kota Dumai bisa membawa harum nama daerah serta meningkatkan taraf hidup keluarganya," tandasnya.
Terakhir ditambahkan motivasi oleh Onny Chairunnisyah dan Dewi Siswanto bagi kaum hawa di Indonesia khususnya Kota Dumai, "teruslah menjadi pendamping suami yang baik serta ibu yang baik bagi anak-anak. Dan tetaplah menjadi ibu yang baik, energik, penuh dengan motivasi serta mandiri. Dan jangan lupa untuk tetap menjadi ibu yang cantik, cantik diluar maupun didalam," imbuh mereka kompak.
Pantauan Pesisir Pos, dihari puncak Peringatan Hari Ibu ke-86 yang ditaja oleh GOW itu melakukan berbagai macam kegiatan dan hiburan, misalnya saja dilakukannya proses pemotongan tumpeng oleh Ketua GOW Onny Chairunnisyah dengan mempersembahkan potongan pertamanya kepada Wakil Walikota Dumai selaku suami tercintanya Dr.H.Agus Widayat.
Kemudian kemerahan kegiatan semakin terasa ketika turut diwarnai dengan beragam hiburan, sepertian tarian Morena yang disuguhkan oleh 5 anggota TNI-AL dengan gagah dan luwesnya serta diikuti oleh seluruh ibu undangan, dilanjutkan dengan nyanyian ala ibu-ibu cantik Kota Dumai, serya pemberian hadiah kepada pemenang tanding Volly Ball yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu dan pemberian doorprize bagi undangan yang telah hadir. (RED)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum
Komentar