Pemko Apresiasi Festival Lagu Batak
DUMAI - Komunitas pemuda-pemudi budaya batak
mengadakan festival lagu batak, Sabtu (21/2) malam kemarin di
Balai-balai kediaman Walikota Dumai Jalan Putri Tujuh Dumai. Acara
tersebut nantinya akan digelar kembali pada Sabtu (28/2) mendatang.
Selain untuk mengembangkan lagu dan budaya batak, kegiatan ini juga dilaksanakan guna mendukung program pariwisata Pemerintah Kota (Pemko) Dumai di bidang kesenian. Vestival lagu batak katagori Trio dan Solo ini juga diadakan untuk memperebutkan Piala bergilir Walikota Dumai.
Pemenang perlombaan lagu batak se-Kota Dumai ini nantinya akan dibuatkan rekaman dalam bentuk CD. Sementara festival ini dibuka oleh Asisten I Pemerintahan Kota Dumai H.Dermawan,S.Sos.
Dalam sambutannya Dermawan, mengucapkan terimakasih kepada pemuda-pemudi batak di Kota Dumai karena telah ikut mendukung dan berpartisipasi dalam mensukseskan program kesenian Pemko Dumai.
"Saya sangat berterimakasih kepada pemuda-pemudi batak yang ada di Kota Dumai atas keikutsertaannya dalam mendukung visi dan misi Kota Dumai untuk mengembangkan kesenian. Dan bagi pemenang, nantinya kami Pemko Dumai akan siap membantu untuk mengembangkan potensi itu dengan membuat rekaman lagu-lagunya. Kita juga akan menyarankan kepada seluruh SKPD untuk ikut mengembangkan, mempromosikan dan harus membeli kasetnya," kata Dermawan.
Dermawan juga berharap kegiatan ini tidak hanya sebagai seremonial saja, kedepannya juga diharapkan agar kegiatan ini terus berlanjut. "Apalagi dengan adanya piala bergilir Walikota ini, tentunya paling tidak dapat dilaksanakan satu tahun atau dua tahun sekali," pinta Dermawan.
Sementara Ketua Seniman dan Budayawan Dumai Yopi, berharap kepada seluruh peserta semoga dapat menjadi juara terbaik, dan kepada dewan juri agar dapat lebih adil dan arif dalam melakukan penilaian.
"Tentang seni dan budaya, meskipun di Kota Dumai terdiri dari beragam agama dan suku khususnya didominasi oleh suku melayu, namun bukan berarti hanya lagu melayu saja yang ada, tapi semua lagu dari suku manapun kita harap bisa dikembangkan di Kota Dumai. Dan walaupun berasal dari Sumatra Utara tapi tetap dapat berkarya dan melestarikan seni dan budaya batak di Kota Dumai," ujar Yopi.
H.Tambunan selaku tokoh suku batak Kota Dumai mengatakan, audisi atau festival trio dan solo lagu batak di Kota Dumai ini agar dapat terus dikembangkan.
"Ya, kita berharap agar budaya batak dapat berkembang di Kota Dumai dan dapat melahirkan generasi-generasi muda untuuk menjadi seniman sukses dan berkesinambungan. Dan kita juga sangat berterimakasih kepada pemuda-pemudi batak Kota Dumai yang ikuti melestarikan kesenian dan budaya batak sehingga ikut mendukung program pariwisata Pemko Dumai," pungkasnya.
Sebagai Dewan Juri pada pelaksanaan kegiatan festival lagu batak se-Kota Dumai itu diantaranya Lumban Tobing, Abdul Hamid dan Lumban Toruan. Dan turut hadir pada kesempatan itu Assisten I, Perwakilan Polresta Dumai, pPerwakilan Danlanal, Jajaran DPRD Dumai, Kajari, Dinas Pariwisata, Dewan Kesenian dan Budayawan Dumai, Satpol PP, tokoh masyarakat Kota Dumai dan tokoh suku batak Kota Dumai. (RED)
Selain untuk mengembangkan lagu dan budaya batak, kegiatan ini juga dilaksanakan guna mendukung program pariwisata Pemerintah Kota (Pemko) Dumai di bidang kesenian. Vestival lagu batak katagori Trio dan Solo ini juga diadakan untuk memperebutkan Piala bergilir Walikota Dumai.
Pemenang perlombaan lagu batak se-Kota Dumai ini nantinya akan dibuatkan rekaman dalam bentuk CD. Sementara festival ini dibuka oleh Asisten I Pemerintahan Kota Dumai H.Dermawan,S.Sos.
Dalam sambutannya Dermawan, mengucapkan terimakasih kepada pemuda-pemudi batak di Kota Dumai karena telah ikut mendukung dan berpartisipasi dalam mensukseskan program kesenian Pemko Dumai.
"Saya sangat berterimakasih kepada pemuda-pemudi batak yang ada di Kota Dumai atas keikutsertaannya dalam mendukung visi dan misi Kota Dumai untuk mengembangkan kesenian. Dan bagi pemenang, nantinya kami Pemko Dumai akan siap membantu untuk mengembangkan potensi itu dengan membuat rekaman lagu-lagunya. Kita juga akan menyarankan kepada seluruh SKPD untuk ikut mengembangkan, mempromosikan dan harus membeli kasetnya," kata Dermawan.
Dermawan juga berharap kegiatan ini tidak hanya sebagai seremonial saja, kedepannya juga diharapkan agar kegiatan ini terus berlanjut. "Apalagi dengan adanya piala bergilir Walikota ini, tentunya paling tidak dapat dilaksanakan satu tahun atau dua tahun sekali," pinta Dermawan.
Sementara Ketua Seniman dan Budayawan Dumai Yopi, berharap kepada seluruh peserta semoga dapat menjadi juara terbaik, dan kepada dewan juri agar dapat lebih adil dan arif dalam melakukan penilaian.
"Tentang seni dan budaya, meskipun di Kota Dumai terdiri dari beragam agama dan suku khususnya didominasi oleh suku melayu, namun bukan berarti hanya lagu melayu saja yang ada, tapi semua lagu dari suku manapun kita harap bisa dikembangkan di Kota Dumai. Dan walaupun berasal dari Sumatra Utara tapi tetap dapat berkarya dan melestarikan seni dan budaya batak di Kota Dumai," ujar Yopi.
H.Tambunan selaku tokoh suku batak Kota Dumai mengatakan, audisi atau festival trio dan solo lagu batak di Kota Dumai ini agar dapat terus dikembangkan.
"Ya, kita berharap agar budaya batak dapat berkembang di Kota Dumai dan dapat melahirkan generasi-generasi muda untuuk menjadi seniman sukses dan berkesinambungan. Dan kita juga sangat berterimakasih kepada pemuda-pemudi batak Kota Dumai yang ikuti melestarikan kesenian dan budaya batak sehingga ikut mendukung program pariwisata Pemko Dumai," pungkasnya.
Sebagai Dewan Juri pada pelaksanaan kegiatan festival lagu batak se-Kota Dumai itu diantaranya Lumban Tobing, Abdul Hamid dan Lumban Toruan. Dan turut hadir pada kesempatan itu Assisten I, Perwakilan Polresta Dumai, pPerwakilan Danlanal, Jajaran DPRD Dumai, Kajari, Dinas Pariwisata, Dewan Kesenian dan Budayawan Dumai, Satpol PP, tokoh masyarakat Kota Dumai dan tokoh suku batak Kota Dumai. (RED)
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
SHARE:
Berita Terkait
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur
Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial
Komentar