EMP MSSA Kerahkan 70 Personel Tim Pemadam Karhutla
Pauzi - Kamis, 13 Maret 2014 13:21 WIB
PULAU PADANG, POG - EMP Malacca Strait SA (EMP MSSA) mengerahkan kurang lebih 70 orang personel tim pemadam kebakaran untuk memadamkan api akibat kebakaran hutan di sekitar wilayah operasi perusahaan. Selain itu, seluruh peralatan juga dimobilisasi mengingat luasnya area hutan yang terbakar.
??Kepala Humas Energi Mega Persada (EMP) Heru Hardono mengatakan, Kamis (13/3/2014) tadi, bahwa intensitas penanganan kebakaran mulai ditingkatkan sejak 2 Februari 2014 lalu. Mulai saat itu, tim bekerja keras memadamkan api di sekitar wilayah operasi perusahaan dan perkebunan milik warga.
??Di wilayah Kurau, luas area yang terbakar adalah sebesar 17,74 hektare, Area Melibur 0,365 hektare, DC Kuat 57 hektare dan AI Selatan seluas 1,2 hektare. "Bersama masyarakat, tim bekerja keras untuk memadamkan api di sekitar wilayah operasi dan perkebunan warga," tutur Heru.
??Heru menambahkan, EMP MSSA mengerahkan seluruh kendaraan tangki air dan mesin pompa air untuk melakukan pemadaman. Peralatan tersebut antara lain terdiri dari water truck, fire truck, vacuum truck dan bebagai jenis fire pump dengan total keseluruhan 22 unit.
??Selain itu, optimalisasi sejumlah sarana pendukung juga terus ditingkatkan. Optimalisasi tersebut antara lain dengan terus mengontrol ketersediaan air di parit, water pond, dan water dumping.
??Sejumlah bantuan personel dan peralatan pemadam kebakaran juga datang dari beberapa instansi. Dua di antaranya adalah bantuan personel dari Koramil Kecamatan Merbau dan Pertamina UP II, Sungai Pakning.
??Menurut Heru, manajemen lapangan EMP Malacca Strait juga telah melakukan koordinasi bersama unsur pimpinan kecamatan (Upika) Kecamatan Merbau. Koordinasi ini bertujuan mengoptimalisasi upaya penanggulangan terhadap kebakaran hutan di Pulau Padang.
??Saat ini tim pemadam kebakaran bersama warga terus berjaga-jaga. Kolaborasi antara warga dan tim penting mengingat begitu banyaknya titik api ditambah tidak turunnya hujan dan luasnya areal hutan yang mengalami kebakaran.
??"Upaya maksimal terus kita lakukan. Tim pemadam kebakaran terus bekerja keras baik siang maupun malam bahkan hingga subuh secara bergantian," katanya.
??Bagikan Masker
?Selain melakukan pemadaman api akibat kebakaran hutan di wilayah operasi dan area perkebunan warga, EMP MSSA juga membagikan sejumlah 1.500 masker kepada warga.
??Pembagian masker tersebut diharapkan mengurangi dampak buruk akibat asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan. "Kita berharap kebakaran hutan ini dapat segera berakhir sehingga masyarakat dan semua pihak dapat beraktivitas seperti biasa,"Harapnya. (ima)?
??Kepala Humas Energi Mega Persada (EMP) Heru Hardono mengatakan, Kamis (13/3/2014) tadi, bahwa intensitas penanganan kebakaran mulai ditingkatkan sejak 2 Februari 2014 lalu. Mulai saat itu, tim bekerja keras memadamkan api di sekitar wilayah operasi perusahaan dan perkebunan milik warga.
??Di wilayah Kurau, luas area yang terbakar adalah sebesar 17,74 hektare, Area Melibur 0,365 hektare, DC Kuat 57 hektare dan AI Selatan seluas 1,2 hektare. "Bersama masyarakat, tim bekerja keras untuk memadamkan api di sekitar wilayah operasi dan perkebunan warga," tutur Heru.
??Heru menambahkan, EMP MSSA mengerahkan seluruh kendaraan tangki air dan mesin pompa air untuk melakukan pemadaman. Peralatan tersebut antara lain terdiri dari water truck, fire truck, vacuum truck dan bebagai jenis fire pump dengan total keseluruhan 22 unit.
??Selain itu, optimalisasi sejumlah sarana pendukung juga terus ditingkatkan. Optimalisasi tersebut antara lain dengan terus mengontrol ketersediaan air di parit, water pond, dan water dumping.
??Sejumlah bantuan personel dan peralatan pemadam kebakaran juga datang dari beberapa instansi. Dua di antaranya adalah bantuan personel dari Koramil Kecamatan Merbau dan Pertamina UP II, Sungai Pakning.
??Menurut Heru, manajemen lapangan EMP Malacca Strait juga telah melakukan koordinasi bersama unsur pimpinan kecamatan (Upika) Kecamatan Merbau. Koordinasi ini bertujuan mengoptimalisasi upaya penanggulangan terhadap kebakaran hutan di Pulau Padang.
??Saat ini tim pemadam kebakaran bersama warga terus berjaga-jaga. Kolaborasi antara warga dan tim penting mengingat begitu banyaknya titik api ditambah tidak turunnya hujan dan luasnya areal hutan yang mengalami kebakaran.
??"Upaya maksimal terus kita lakukan. Tim pemadam kebakaran terus bekerja keras baik siang maupun malam bahkan hingga subuh secara bergantian," katanya.
??Bagikan Masker
?Selain melakukan pemadaman api akibat kebakaran hutan di wilayah operasi dan area perkebunan warga, EMP MSSA juga membagikan sejumlah 1.500 masker kepada warga.
??Pembagian masker tersebut diharapkan mengurangi dampak buruk akibat asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan. "Kita berharap kebakaran hutan ini dapat segera berakhir sehingga masyarakat dan semua pihak dapat beraktivitas seperti biasa,"Harapnya. (ima)?
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
KONI Meranti Perkuat Sinergi dengan Bupati Asmar, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Hadiri Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Tebing Tinggi
Karya Bakti HUT ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai, TNI Bersama Forkopimcam dan Masyarakat Bersihkan Pantai Dorak
Pengurus PWI Kepulauan Meranti Periode 2026–2029 Resmi Dilantik
Patroli Karhutla di Banglas, Babinsa Ingatkan Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Ingatkan Pentingnya Gotong Royong dan Kebersihan Lingkungan
Komentar