Desa Rawan Bencana Diminta Segera Bentuk Lima Personil BPBD Damkar
BENGKALIS - Untuk pembentukan personil BPBD Damkar (Badan Penanggulangan Bencana Daerah- Pemadam Kebakaran) di masing-masing desa lima orang dari untuk penanggulangan bencana, pihak BPBD Kabupaten Bengkalis mengaku telah menyampaikan surat resmi kepada BPMPD Bengkalis. Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPBD-Damkar Bengkalis, Muchammad Jalal baru-baru ini kepada awak media.
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
"Realisasi personil lima orang setiap desa, kami sudah menyampaikan surat secara resmi ke BPMPD kemudian ke Pemerintahan Desa itu agar instruksi Bupati ditindak lanjuti, artinya minimal setiap desa yang sudah kita kategorikan didalam itu ( Desa rawan 1, rawan dua dan rawan 3, red) sudah kita kirim dan minimal dibentuklah," ungkapnya.
Menurut Jalal, hingga saat ini, proses pembentukan lima orang personil tiap desa masih terus berjalan. Sementara untuk pembinaan, pihaknya siap membantu.
"Untuk pembinaan kalau sudah terbentuk bantuan peralatan bisa dari kami bantu, bisa dari Dinas Kehutanan dan lainnya. Tapi kalau untuk operasionalnya dimintakkan supaya operasional dari ADD (anggaran dana desa) itu, karena di situ kan ada untuk pemuda, ada untuk masyarakat ada untuk menggaji guru mengaji dan sebagainya," ujarnya.
Pihak BPBD Damkar sendiri saat ini sudah menyerahkan bantuan kepada empat desa, yaitu desa Sejangat, Permatang Duku, Kelemantan dan juga Desa Sekodi.
"Itu kita berikan mesin apung dengan selang 20 roll di satu MPA (masyarakat peduli api), dan mereka kalau terjadi bencana dilapangan juga menggunakan alat tersebut," imbuhnya.
Menurut Jalal, yang terpenting adalah institusi tersebut sudah ada dan di bentuk di Desa, dengan begitu, pihaknya bersiap untuk mendukung personil tersebut menjalankan tugasnya.
"Yang penting institusinya itu sudah ada dulu di desa dengan alat adanya, dari kita kita akan dukung mereka, supaya mereka siaplah untuk melaksanakan tugas itu," ucapnya.
Namun menurut Jalal, tidak semua desa di kabupaten Bengkalis perlu untuk di bentuk personil tiap desa tersebut, hanya pada desa-desa yang mempunyai titik rawan bencana saja.
"Bagi Desa yang memang punya kapasitas rawan, baik letak geografis dan sebagainya silahkan dibentuk," tutupnya. (Sof)
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur