Bupati Meranti Berikan Bantuan kepada Suknia
MERANTI - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, MSi prihatin atas musibah yang dialami Balita Suknia Clarisa (5), yang menderita penyakit penyumbatan saluran empedu dan gangguan hati, untuk itu kepada pihak keluarga Bupati berjanji akan berupaya merujuk Suknia ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta.
"Kalau disini (Kabupaten) tidak mungkin, Provinsi saja sudah angkat tangan, satu-satunya cara kita akan mengupayakanya ke RS Cipto Jakarta," ujar Bupati saat menjenguk Suknia dirumahnya Jl. Hidayah Alah Air Timur, Selatpanjang, Selasa (17/3).
Menurut Bupati, dengan merujuk ke RS Cipto disamping akan mendapat perawatan optimal, Bupati berharap Suknia mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Suknia merupakan balita buah hati dari pasangan Sukriyah (ayah) dan Alaina ( Ibu) warga Jalan Hidayah Alahair Timur, Selatpanjang. Balita malang ini penderita penyakit langka gangguan hati dan penyumbatan saluran empedu, tercatat dari 250 juta penduduk Indonesia hanya 15 orang saja yang menderita penyakit serupa dan kebanyakan dari penderita tak tertolong.
Dari keterangan Sukriyah ayah dari Suknia kepada Bupati, segala upaya telah dilakukan oleh pihak keluarga untuk mengobati buah hatinya, terakhir Suknia mendapat perawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, namun karena keterbatasan alat medis RSUD Arifin Achmad meminta kapada pihak keluarga untuk membawa ke Rumah Sakit yang lebih canggih.
"Kata pihak rumah sakit anak saya harus segera dioperasi Transplantasi Hati, tapi setahu saya biayanya bisa miliaran, dan juga harus ada pendonor," ujar Sukriyah pasrah.
Sukriyah mengaku ikhlas apapun yang akan terjadi pada anaknya, namun sepanjang Suknia masih bernafas ia akan tetap berusaha untuk mengobati, iapun sangat berharap uluran tangan dari berbagai pihak untuk membantu pengobatan Suknia. "Saya pasrah pak Bupati, kalo ada yang mau membawa anak saya bawalah, tolong bantulah anak saya,"ucap Sukriyah lirih.
Saat ini Bupati akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk merujuk Suknia k RS Cipto Jakarta, untuk tahap awal Bupati menyerahkan bantuan bantuan kepada pihak keluarga yang diterima langsung oleh Sukriyah, berupa uang kepada pihak keluarga, bantuan berasal dari sumbangan para CPNS, PNS, Bagian Kesra dan Pribadi Bupati. (hms)
"Kalau disini (Kabupaten) tidak mungkin, Provinsi saja sudah angkat tangan, satu-satunya cara kita akan mengupayakanya ke RS Cipto Jakarta," ujar Bupati saat menjenguk Suknia dirumahnya Jl. Hidayah Alah Air Timur, Selatpanjang, Selasa (17/3).
Menurut Bupati, dengan merujuk ke RS Cipto disamping akan mendapat perawatan optimal, Bupati berharap Suknia mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Suknia merupakan balita buah hati dari pasangan Sukriyah (ayah) dan Alaina ( Ibu) warga Jalan Hidayah Alahair Timur, Selatpanjang. Balita malang ini penderita penyakit langka gangguan hati dan penyumbatan saluran empedu, tercatat dari 250 juta penduduk Indonesia hanya 15 orang saja yang menderita penyakit serupa dan kebanyakan dari penderita tak tertolong.
Dari keterangan Sukriyah ayah dari Suknia kepada Bupati, segala upaya telah dilakukan oleh pihak keluarga untuk mengobati buah hatinya, terakhir Suknia mendapat perawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, namun karena keterbatasan alat medis RSUD Arifin Achmad meminta kapada pihak keluarga untuk membawa ke Rumah Sakit yang lebih canggih.
"Kata pihak rumah sakit anak saya harus segera dioperasi Transplantasi Hati, tapi setahu saya biayanya bisa miliaran, dan juga harus ada pendonor," ujar Sukriyah pasrah.
Sukriyah mengaku ikhlas apapun yang akan terjadi pada anaknya, namun sepanjang Suknia masih bernafas ia akan tetap berusaha untuk mengobati, iapun sangat berharap uluran tangan dari berbagai pihak untuk membantu pengobatan Suknia. "Saya pasrah pak Bupati, kalo ada yang mau membawa anak saya bawalah, tolong bantulah anak saya,"ucap Sukriyah lirih.
Saat ini Bupati akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk merujuk Suknia k RS Cipto Jakarta, untuk tahap awal Bupati menyerahkan bantuan bantuan kepada pihak keluarga yang diterima langsung oleh Sukriyah, berupa uang kepada pihak keluarga, bantuan berasal dari sumbangan para CPNS, PNS, Bagian Kesra dan Pribadi Bupati. (hms)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
KONI Meranti Perkuat Sinergi dengan Bupati Asmar, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Hadiri Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Tebing Tinggi
Karya Bakti HUT ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai, TNI Bersama Forkopimcam dan Masyarakat Bersihkan Pantai Dorak
Pengurus PWI Kepulauan Meranti Periode 2026–2029 Resmi Dilantik
Patroli Karhutla di Banglas, Babinsa Ingatkan Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Ingatkan Pentingnya Gotong Royong dan Kebersihan Lingkungan
Komentar