Al Azhar Pimpin Lembaga Adat Melayu Riau
PEKANBARU - Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) telah berakhir tadi malam, Rabu (17/5), di Gedung Balai Adat Melayu, Jalang Pangeran Diponegoro. Al Azhar dan Syahril Abubakar terpilih menjadi dua pucuk pimpinan di lembaga adat itu.
Al Azhar naik menjadi Ketua Majelis Kerapaan Adat (MKA) sedangkan Syahril Abubakar menggantikan posisi Al Azhar sebelumnya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH).
Dalam sambutan atas terpilihnya dirinya, Al Azhar meminta LAMR lebih fokus ke kabupaten/kota dalam mengawal nilai-nilai adat dan budaya Melayu. Dia juga percaya seluruh pengurus akan mendukung upaya LAM menyelesaikan berbagai persoalan keadilan dan kesejahteraan di kabupaten/kota.
Dia juga menyentik dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terhadap LAMR. Katanya, di tahun 2016 lalu, LAMR tidak mendapat dukungan dana sama sekali dari Pemprov Riau. "Dana sangat diperlukan untuk menjalankan mesin organisasi ini," katanya.
Walau begitu, Al Azhar berharap pengurus yang baru bisa menyusun program kerja yang dapat menghasilkan dana bagi LAMR. "Dana itu akan digunakan untuk menjalankan kegiatan lainnya," terang Al Azhar.
Sedangkan Syahril Abubakar bertekad memberikan yang terbaik bagi kebesaran LAMR. Dia juga mengharapkan dukungan semua pihak dalam memimpin LAMR ke depan. "Kita akan menyamakan persepsi dengan pengurus LAM kabupaten/kota," katanya.(olc)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
KONI Meranti Perkuat Sinergi dengan Bupati Asmar, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Hadiri Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Tebing Tinggi
Karya Bakti HUT ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai, TNI Bersama Forkopimcam dan Masyarakat Bersihkan Pantai Dorak
Pengurus PWI Kepulauan Meranti Periode 2026–2029 Resmi Dilantik
Patroli Karhutla di Banglas, Babinsa Ingatkan Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Ingatkan Pentingnya Gotong Royong dan Kebersihan Lingkungan
Komentar