Sabtu, 01 Agustus 2026 WIB
Sabtu, 01 Agustus 2026 WIB

Akibat Banjir, Perekonomian Masyarakat Terhenti

- Kamis, 25 Desember 2014 23:35 WIB
Akibat Banjir, Perekonomian Masyarakat Terhenti

BENGKALIS- Banjir yang masih melanda sebagian besar wilayah kecamatan Bantan hingga saat ini sudah memasuki hari ketiga, namun masih banyak rumah-rumah penduduk yang tergenang air. Akibatnya, aktivitas warga juga tersendat, termasuk dalam hal mata pencaharian.

Baca Juga:


Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Dusun Darussaalam, Desa Bantan Timur, Ibnu Salim kepada Bengkalisone.com, Jumat (25/12) saat melihat kondisi banjir di desa Bantan Timur.


"Aktivitas lumpuh, pekerjaan sulit, umumnya masyarakat Bantan Timur ini petani karet, ketika banjir tergenang ini, dalam waktu satu minggu belum dapat lagi dapat dipanen hasilnya


Menurutnya, hingga saat ini pihaknya mengaku sudah melakukan tindakan, namun hingga saat ini belum ditindak lanjuti.


"Ketika banjir, Kepala Desa melalui Kaur (kepala Urusan) Pembangunan kami diminta untuk mengmabil foto banjir disetiap lokasi desa yang tergenang banjir, dan hal itu sudah kami lakukan. Namun tindak lanjutkan belum nampak pak," terangnya.


Dari pantauan Bengkalisone.com, diantara harta benda yang tidak dapat diselamatkan adalah perabotan, seperti lemari besar, kursi, dan juga ternak warga. Namun untuk kendaraan bermotor sempat diungsikan.


Sementara itu, kondisi saat ini yang masih mendung dan dimungkinkan akna terjadi hujan kembali, menurut Kadus, masyarakat akan mengungsi ketika air sudah masuk kedalam rumah.


"Jadi persiapan kalau untuk warga disini kami mengungsi dirumah-rumah warga, sebagian besar rumah disini rumah panggung, jadi sebelum banjir menggenangi lantai, kami masih tetap bertahan," ujarnya.


Menurutnya, karena letak desa yang tanahnya datar, sehingga membuat hampir keseluruhan desa tergenang air. "Karena desa kami ini tanahnya datar, jadi kemana pergi tidak bisa dielakkan (menghindari banjir, red)," imbuhnya.


"Harapannya kami dari masyarakat mengharap Pemerintah bisa mengulurkan bantuan, terutama bantuan sembako, dan kalau dapat Pemerintah juga memberi bantuan dalam kerusakan harta benda warga, namun yang paling penting kebutuhan sembako lah," harapnya. (Sof)


SHARE:
Berita Terkait
Dari Lawatan Adat dan Budaya Sidang Negeri Melaka, Terbuka Peluang Kolaborasi Berbagai Bidang

Dari Lawatan Adat dan Budaya Sidang Negeri Melaka, Terbuka Peluang Kolaborasi Berbagai Bidang

Majelis Tepung Tawar : Prosesi Adat Sambut Kapolres Baru dan Eratkan Persaudaraan Melaka-Meranti

Majelis Tepung Tawar : Prosesi Adat Sambut Kapolres Baru dan Eratkan Persaudaraan Melaka-Meranti

Camat TPP Bersama Kades dan Perangkat Desa Mengkopot Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak

Camat TPP Bersama Kades dan Perangkat Desa Mengkopot Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak

RSUD Meranti Mesti Utamakan Pelayanan Cepat, Ramah dan Profesional

RSUD Meranti Mesti Utamakan Pelayanan Cepat, Ramah dan Profesional

Lawatan Adat Sidang Melaka, Perkuat Ikatan Serumpun Indonesia-Malaysia di Kepulauan Meranti

Lawatan Adat Sidang Melaka, Perkuat Ikatan Serumpun Indonesia-Malaysia di Kepulauan Meranti

Babinsa dan Warga Desa Bantar Intens Patroli Cegah Karhutla

Babinsa dan Warga Desa Bantar Intens Patroli Cegah Karhutla

Komentar
Berita Terbaru