Selasa, 28 April 2026 WIB
Selasa, 28 April 2026 WIB

Wow, Ritual Mandi Safar Kuras APBD Bengkalis Rp 365 Juta

- Selasa, 08 Desember 2015 17:20 WIB
Wow, Ritual Mandi Safar Kuras APBD Bengkalis Rp 365 Juta
BENGKALIS - Jefri PPTK program mandi safar, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Bengkalis memaparkan tentang anggaran dana mandi shafar, Selasa (8/12).


Baca Juga:

Menurut Jefri, anggaran mandi safar sebesar Rp369 juta. Sementara untuk dana liputan media sebesar Rp6 juta. Namun, Jefri tak menjelaskan berapa orang wartawan yang diakomodir.


"Anggaran di RKA hanya Rp369 juta, uang liputan 6 juta," kata Jefri.


Sementara Darwis salah seorang wartawan di Bengkalis menduga anggaran program mandi shafar tahun ini Rp700 juta. Alasan Darwis, sebab tahun 2012 dan 2013 anggarannya Rp700 juta.


Ditambahkan Darwis, itu belum termasuk anggaran dari kecamatan dan dari Dinas Perikanan dan Kelautan yang melaksanakan Hari Bhkati Nusantara yang disatukan dengan acara mandi Shafar.


"Saya rasa anggarannya lebih satu miliar. Sebab, tahun lalu anggaran mandi shafar dari Disbudparpora tahun 2013 Rp700 juta. Tahun ini saya kira sama, belum lagi anggaran dari Dinas Kelautan dan Perikanan dan dari Kecamatan. Masa dana media tak diberikan," kata Darwis.


Seperti diberitakan, belasan wartawan dari Kota Bengkalis yang difasilitasi Disbudparpora meliput acara mandi safar yang di pantai Tanjung Lapin Desa Tanjung Punak Kecamatan Rupat Utara, Sabtu (5/12/2015) minggu kemarin, kecewa dana media yang sudah dianggarkan diduga diselewengkan oknum panitia.


Sebab, hanya segelintir wartawan yang diberikan uang liputan. Sementara sebagian besar tak mendapat uang liputan yang sudah dianggarkan tersebut.


Ketika sejumlah awak media mendatangi Disbudparpora, Selasa (8/12/2015) siang, PPTK kegiatan Jefri enggan mencairkan dana liputan awak media tersebut.


Parahnya lagi, wartawan yang pergi dan difasilitasi transportasinya oleh Disbudparpora dan bertegur sapa dengan Jefri di lokasi acara malah di tuduh- tuduh tidak pergi meliput.


"Mohon maaf tidak semua kita akomodir, catat saja dulu nanti kita rapatkan,"ujar Jefri sambil menggenggam uang liputan yang jumlah di taksir jutaan rupiah.


Mendengar hal itu, sebagian awak media harian langsung sontak meninggalkan ruangannya.


"Kita ini pergi pak, masak dananya ada tapi tidak mau anda berikan, jangan dipendam- pendam lah," ucap salah satu wartawan langsung meninggalkan ruangan PPTK Jefri. (Gus)

SHARE:
Berita Terkait
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Komentar
Berita Terbaru