Senin, 22 Juni 2026 WIB
Senin, 22 Juni 2026 WIB

Wisata Pulau Rupat Dijajah?

- Kamis, 25 Mei 2017 19:34 WIB
Wisata Pulau Rupat Dijajah?
BENGKALIS -Masyarakat Pulau Rupat banyak yang terkejut dengan kebijakan pemerintah daerah Propinsi Riau yang memberikan izin kepada PT. Logomas Utama untuk "menggarap" pasir yang berada di kawasan perairan laut Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis.

Bagaimana tidak, izin yang diberikan seluas 5.030 HA itu ternyata berada dalam kawasan wisata bahari yang selama ini dibanggakan masyarakat Pulau Rupat khususnya dan Bengkalis pada umumnya yaitu Pulau Beting Aceh yang terkenal dengan pasir berbisiknya.

Disampaikan Misliadi anak watan Rupat bahwa diri sangat terkejut dan heran dengan kebijakan pemerintah propinsi ini.

"Karena setahu saya gubernur kita sudah beberapa kali mengunjungi destinasi wisata pulau Beting Aceh ini tapi kenapa masuk dalam kawasan konsesi PT. Logomas Utama,"ungkapnya, Kamis (25/5/2017).

Sesuai informasi yang didapat, sambung Misliadi, izin yang dikeluarkan pemerintah Propinsi Riau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu nomor 503/DPMPTSP/IZIN-ESDM/66 tertanggal 29 maret 2017 kepada PT. Logomas Utama seluas 5.030 HA di perairan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis termasuk didalamnya sebagian kecil pulau Beting Aceh dan separuh dari Pulau Babi.

"Ini sangat melukai perasaan kita yang selama ini menjadikan Pulau Beting Aceh sebagai destinasi wisata handalan,"tambahnya.

Mantan aktivis itu menduga ada kejanggalan dengan izin yang diberikan kepada PT. Logomas Utama. Izin itu akan berdampak terhadap keindahan Beting Aceh. Belum lagi, Pulau Babi, yang jelas masuk kawasan hutan produksi terbatas (HPT).

"Kita minta kepada gubernur untuk membatalkan ataupun meninjau ulang izin yang telah dikeluarkan ini karena sangat banyak pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan. Sama-sama kita ketahui RTRW Propinsi Riau sampai hari ini belum ada tetapi propinsi saya nilai cukup gegabah dengan mengeluarkan izin tersebut padahal Rupat Utara telah dicanangkan sebagai salah satu kawasan wisata nasional,"imbuh Ketua PKB Bengkalis. (Gus)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Cegah Karhutla, Babinsa dan MPA Sisir Desa Insit

Cegah Karhutla, Babinsa dan MPA Sisir Desa Insit

Komsos di Tanjung Samak, Babinsa Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan

Komsos di Tanjung Samak, Babinsa Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan

PBFI Kepulauan Meranti Taja Kejurkab Men Fitness 2026

PBFI Kepulauan Meranti Taja Kejurkab Men Fitness 2026

Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat

Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat

Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur

Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur

Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan

Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan

Komentar
Berita Terbaru