Rabu, 16 September 2026 WIB
Rabu, 16 September 2026 WIB

Wartawan mengaku 'Adik' Bupati Bengkalis Diduga intimidasi Sejumlah Pejabat

- Selasa, 03 Januari 2017 18:42 WIB
Wartawan mengaku 'Adik' Bupati Bengkalis Diduga intimidasi Sejumlah Pejabat
BENGKALIS -Hampir 2 bulan terakhir ini beredar cerita miring soal oknum wartawan di Duri yang mengklaim dirinya sebagai adik Bupati Bengkalis, Amril Mukminin dan diduga mengintimidasi sejumlah pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan Kecamatan Mandau.

Hal ini selain membuat resah ASN, wargapun juga semakin geram dengan ulah oknum wartawan tersebut. Sejumlah warga Mandau berencana akan mendatangi rumah kediaman Bupati Amril untuk menyampaikan ulah oknum wartawan tersebut.

"Sudah lama ini saya dengar, wartawan baru ini kalau datang ke kantor-kantor pemerintahan, selalu bawa-bawa nama Bupati Bengkalis, katanya saya ini adik Bupati Amril. Bahkan kadang terkesan mengintimidasi ASN atau pihak yang didatanginnya," kata warga Duri yang akrab disapa Adek kepada wartawan, Selasa (3/1/2017) siang.

Saat ditanyakan, ASN mana saja yang merasa sudah terintimidasi oleh oknum wartawan tersebut, Adek menjawab sudah mayoritas. Bahkan dengan kartu pers nya tersebut, oknum ini juga menakut-nakuti ASN dengan ancaman akan mempublikasikan berita yang akan membuat ASN tersebut nantinya ditegur oleh Bupati Bengkalis.

"Kalau saya beberkan mana saja, pasti ASN yang bersangkutan tidak akan berkomentar jika di konfirmasi. Sebab dia tidak mau berurusan dengan oknum wartawan yang membawa-bawa nama Bupati Amril ini. Tidak ingin bermasalah dengan keluarga Bupati yang nantinya akan berpengaruh pada jabatannya," ujar Adek lagi.

Sementara itu, salah seorang dari keluarga Bupati Amril Mukminin, Halim Harofie saat ditemui wartawan membenarkan ada hubungan keluarga antara oknum wartawan dimaksud. Namuan demikian, bukan berarti oknum wartawan ini bisa membawa-bawa nama Bupati untuk kepentingannya dalam tugasnya.

"Bupati Amril orangnya ramah dengan siapapun. Dia tidak akan segampang itu mencampuradukan urusan keluarga dengan pekerjaan. Apalagi seperti yang dilakukan oknum wartawan ini. Jika memang profesinya seorang jurnalis, maka jalankan saja profesi itu sesuai dengan kode etik jurnalis saja. Jangan mencatut nama Bupati untuk menakut-nakuti pejabat di lingkungan pemerintah Kecamatan Mandau ini," kata Halim menanggapi.

Selain itu juga, warga ataupun pemuda Balik Alam, Kecamatan Mandau juga akan memperjuangkan pejabat di lingkungan Kelurahan Balik Alam yang merasa terintimidasi oleh oknum wartawan yang selalu menyebut-nyebut dirinya kerabat dekat Bupati Amril.

"Ada beberapa hal permasalahan di Balik Alam ini yang berkaitan dengan oknum wartawan dimaksud. Jika nantinya akan berdampak pula dengan Lurah Balik Alam, maka kami pemuda beserta tokoh masyarakat akan menjumpai Bupati Amril Mukminin dan menyampaikan bagaimana etika oknum wartawan ini kepada tokoh masyarakat di Balik Alam," kata Romi menambahkan.(Gus)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas

NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas

Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau

Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau

Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses

Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses

Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran

Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran

Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti

Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti

Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum

Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum

Komentar
Berita Terbaru