Warga Diminta Waspada Peredaran Narkoba Melalui Pelabuhan Tikus
Baca Juga:
Sesuai penjelasan Kepala Polda Riau, barang haram tersebut berasal dari Malaysia Melalui pelabuhan tikus di Dumai.
Selain memberikan apresiasi atas keberhasilan jajaran Polda Riau itu, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mengingatkan warganya untuk semakin meningkatkan kewaspadaan.
Sebab, tidak tertutup kemungkinan, pelabuhan tikus yang jumlahnya banyak di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini juga dijadikan, tempat transit jaringan narkoba internasional sebagaimana pelabuhan tikus di Dumai tersebut.
"Seluruh lapisan masyarakat harus peduli dan berpartisipasi aktif. Waspadai setiap aktifitas siapapun yang patut dicurigai ada kaitannya dengan peredaran narkoba. Termasuk warga setempat. Segera laporan kepada aparat penegak hukum atau pemerintahan terdekat bila mengetahuinya," harap Herliyan.
Bupati mengatakan itu ketika mengadakan silaturahim dengan warganya sempena kegiatan Khatam Qur'an di Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Dusun Tambak Rejo, Desa Jangkang, Kecamatan Bantan (6/4) kemarin.
Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, seluruh desa di kabupaten yang memiliki 136 desa dan 19 kelurahan memang berpotensi sebagai pintu masuk narkoba dan peredaran dari negara luar, seperti Malaysia.
Lebih-lebih untuk desa-desa yang berada di wilayah pesisir seperti di Kecamatan Bantan, Bengkalis, Bukt Batu, Siak Kecil, Rupat dan Rupat Utara yang umumnya memang banyak memiliki pelabuhan tikus.(Gus)
Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun
Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran
Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Rutin Sisir Desa Bantar
Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Dirjen Imigrasi Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik