Warga Desak Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Lintas Desa
BENGKALIS- Kondisi kerusakan jalan lintas penghubung antara Desa Bantan Tengah dan Desa Ulu Pulau Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis semakin parah. Warga setempat mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis segera melakukan perbaikan.
Rusaknya jalan diperkirakan sudah lebih dari setahun ini, semakin diperparah dengan arus lalu lintas angkutan yang semakin ramai, khususnya material infrastruktur dan hasil pertanian.
Besi tulangan sudah tumbuh kepermukaan, badan jalan berlobang dan genangi air, menjadi pemandangan biasa bagi pengguna ketika melintasi jalan ini.
"Sudah lama juga bang jalan ini rusak. Dan memang belum ada upaya perbaikan. Ditambah lagi ada angkutan material proyek melalui jalan ini," ungkap Dewi, salah seorang warga Desa Bantan Tengah, kepada wartawan, Jum'at (30/9/17).
Kepala Desa (Kades) Bantan Tengah Syamsul Arifin, membenarkan jalan lingkungan tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Jalan ini merupakan jalan lintas dan kewenangannya ada di kabupaten.
"Memang sudah lama mengalami kerusakan, dan titik yang rusak juga cukup banyak. Jalan ini merupakan jalan kabupaten," ungkapnya, Sabtu (30/9/17).
Menurut mantan Pendamping Desa Bidang Pembangunan ini, perbaikan jalan lintas sempat dilakukan hanya penimbunan base pada tahun lalu. Namun karena sifatnya sementara, kembali terjadi kerusakan.
"Sekarang ini ada pembangunan insfrastruktur dan angkutan material, menambah titik kerusakan jalan semakin banyak. Tentu kita berharap segera ada perbaikan yang lebih baik, karena jalan ini termasuk urat nadi masyarakat," harapnya.(r)
Rusaknya jalan diperkirakan sudah lebih dari setahun ini, semakin diperparah dengan arus lalu lintas angkutan yang semakin ramai, khususnya material infrastruktur dan hasil pertanian.
Besi tulangan sudah tumbuh kepermukaan, badan jalan berlobang dan genangi air, menjadi pemandangan biasa bagi pengguna ketika melintasi jalan ini.
"Sudah lama juga bang jalan ini rusak. Dan memang belum ada upaya perbaikan. Ditambah lagi ada angkutan material proyek melalui jalan ini," ungkap Dewi, salah seorang warga Desa Bantan Tengah, kepada wartawan, Jum'at (30/9/17).
Kepala Desa (Kades) Bantan Tengah Syamsul Arifin, membenarkan jalan lingkungan tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Jalan ini merupakan jalan lintas dan kewenangannya ada di kabupaten.
"Memang sudah lama mengalami kerusakan, dan titik yang rusak juga cukup banyak. Jalan ini merupakan jalan kabupaten," ungkapnya, Sabtu (30/9/17).
Menurut mantan Pendamping Desa Bidang Pembangunan ini, perbaikan jalan lintas sempat dilakukan hanya penimbunan base pada tahun lalu. Namun karena sifatnya sementara, kembali terjadi kerusakan.
"Sekarang ini ada pembangunan insfrastruktur dan angkutan material, menambah titik kerusakan jalan semakin banyak. Tentu kita berharap segera ada perbaikan yang lebih baik, karena jalan ini termasuk urat nadi masyarakat," harapnya.(r)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026
Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Komentar