Tingkat Kepercayaan Warga Riau Terhadap KPK Menurun, Kenapa?
PEKANBARU - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Provinsi Riau menurun. Ini karena masih bobroknya pelayanan Pemprov Riau dan pemda tingkat II yang berujung pada pungutan liar.
Hal ini terungkap setelah ICW melakukan penelitian dan wawancara langsung kepada warga dalam beberapa pekan belakangan ini
"Tingkat kepercayaan warga di Riau dari tahun 2016 sampai tahun ini terus menurun," ucap Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik (MPP) Indonesia Corruption Watch (ICW) dilansir okezone.com
Seringnya KPK ke Riau, sambungnya, ternyata tidak membuat tingkat kepercayaan warga Riau menurun. Banyaknya pejabat yang ditangkap oleh lembaga anti rasuah di Bumi Lancang Kuning-julukan Riau juga tidak bisa mendongkrak kepercayaan warga ke KPK.
"Ini terjadi karena warga melihat, walau KPK melakukan penindakan pelaku korupsi, namun pejabat di Pemrov Riau diduga masih sering melakukan praktik korupsi. Tidak ada penurunan perbuatan koruptif di kalangan pejabat di Riau,"imbuhnya.
Selain dengan KPK, hasil penelusuran ICW juga menunjukan penurunan kepercayaan terhadap lembaga penegak hukum lainnya seperti pengadilan, kejaksaan dan kepolisian.
"Masih banyak kasus-kasus korupsi yang mangkrak di kepolisian dan kejaksaan. Ini membuat tidak kepuasan warga terhadap penegak hukum. Jadi kita minta penegakan hukum serius menangani masalah korupsi,"tukasnya.(okz)
Hal ini terungkap setelah ICW melakukan penelitian dan wawancara langsung kepada warga dalam beberapa pekan belakangan ini
"Tingkat kepercayaan warga di Riau dari tahun 2016 sampai tahun ini terus menurun," ucap Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik (MPP) Indonesia Corruption Watch (ICW) dilansir okezone.com
Seringnya KPK ke Riau, sambungnya, ternyata tidak membuat tingkat kepercayaan warga Riau menurun. Banyaknya pejabat yang ditangkap oleh lembaga anti rasuah di Bumi Lancang Kuning-julukan Riau juga tidak bisa mendongkrak kepercayaan warga ke KPK.
"Ini terjadi karena warga melihat, walau KPK melakukan penindakan pelaku korupsi, namun pejabat di Pemrov Riau diduga masih sering melakukan praktik korupsi. Tidak ada penurunan perbuatan koruptif di kalangan pejabat di Riau,"imbuhnya.
Selain dengan KPK, hasil penelusuran ICW juga menunjukan penurunan kepercayaan terhadap lembaga penegak hukum lainnya seperti pengadilan, kejaksaan dan kepolisian.
"Masih banyak kasus-kasus korupsi yang mangkrak di kepolisian dan kejaksaan. Ini membuat tidak kepuasan warga terhadap penegak hukum. Jadi kita minta penegakan hukum serius menangani masalah korupsi,"tukasnya.(okz)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum
Komentar