Tiga Universitas Malaysia Lakukan Program Libatsama di Bengkalis
BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik kedatangan 57 Mahasiswa Malaysia yang akan menjalankan program Libatsama (Community Engagement) di Negeri Junjungan, tepatnya, di Desa Jangkang, Kecamatan Bantan.
Hal ini terbukti dari dilaksanakannya ramah tamah oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, di kediaman dinas Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Jalan Pramuka, Bengkalis, Minggu (2/4/2017) malam.
"Kita sangat berbahagia atas kunjungan yang dilakukan Mahasiswa Malaysia beserta pengajarnya dalam menjalankan berbagai program di Negeri Junjungan ini. Tentunya kami sangat berharap hal ini tidak hanya dilakukan sekali ini saja, tetapi berkelanjutan setiap tahun," ujar Plt Sekda H Arianto.
Ungkapan itu disampaikannya saat memberikan sambutan sekaligus meresmikan program libatsama yang ditaja tiga universitas Malaysia, seperti Universitas Kebangsaan Malaysia, Universitas Teknologi Malaysia dan Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia.
Masih kata Arianto, berbagai program yang akan dilaksanakan diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat desa setempat yang menjadi pusat kegiatan selama seminggu kedepan.
Sementara itu, menurut Ketua Rombongan Program Libatsama, Prof Madya Ahmad Bin H Khalid, mengatakan bahwa selain tiga universitas Malaysia, turut serta dalam menjalankan program ini Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis dan Sekolah Tinggi Islam Negeri Bengkalis.
"Secara keseluruhkan, jumlah mahasiwa dari lima peruguruan ini sebanyak 67 orang. Mereka akan ditempatkan di 23 rumah warga yang disebut rumah orang tua angkat, dengan masing-masing rumah sebanyak tiga mahasiswa," ujarnya dengan logat kental Malaysia.
Masih dijelaskan Ahmad, dalam menjalankan program ini, mahasiwa yang akan melakukan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan ini akan berlangsung selama tujuh hari, terihitung dari 2 hingga 8 April 2017.
"Berbagai program telah kita siapkan, seperti memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat mualaf yang ada di Desa Jangkang, memberikan pengetahuan pertanian kepada masyarakat setempat dan beberapa program lainnya," ujarnya.
Tentunya, disamping menjalankan program, yang menjadi hal terpenting dalam agenda ini, Ahmad Bin Khalid menyebutkan adalah untuk mempererat tali silaturrahmi antar masyarakat Negeri Serumput Melayu.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan rombongan sempat bertukar cindramata yang diserahkan langsung oleh Plt Sekda H Arianto dengan Ketua Rombongan Prof Madya Ahmad Bin Khalid.(Humas)
Hal ini terbukti dari dilaksanakannya ramah tamah oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, di kediaman dinas Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Jalan Pramuka, Bengkalis, Minggu (2/4/2017) malam.
"Kita sangat berbahagia atas kunjungan yang dilakukan Mahasiswa Malaysia beserta pengajarnya dalam menjalankan berbagai program di Negeri Junjungan ini. Tentunya kami sangat berharap hal ini tidak hanya dilakukan sekali ini saja, tetapi berkelanjutan setiap tahun," ujar Plt Sekda H Arianto.
Ungkapan itu disampaikannya saat memberikan sambutan sekaligus meresmikan program libatsama yang ditaja tiga universitas Malaysia, seperti Universitas Kebangsaan Malaysia, Universitas Teknologi Malaysia dan Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia.
Masih kata Arianto, berbagai program yang akan dilaksanakan diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat desa setempat yang menjadi pusat kegiatan selama seminggu kedepan.
Sementara itu, menurut Ketua Rombongan Program Libatsama, Prof Madya Ahmad Bin H Khalid, mengatakan bahwa selain tiga universitas Malaysia, turut serta dalam menjalankan program ini Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis dan Sekolah Tinggi Islam Negeri Bengkalis.
"Secara keseluruhkan, jumlah mahasiwa dari lima peruguruan ini sebanyak 67 orang. Mereka akan ditempatkan di 23 rumah warga yang disebut rumah orang tua angkat, dengan masing-masing rumah sebanyak tiga mahasiswa," ujarnya dengan logat kental Malaysia.
Masih dijelaskan Ahmad, dalam menjalankan program ini, mahasiwa yang akan melakukan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan ini akan berlangsung selama tujuh hari, terihitung dari 2 hingga 8 April 2017.
"Berbagai program telah kita siapkan, seperti memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat mualaf yang ada di Desa Jangkang, memberikan pengetahuan pertanian kepada masyarakat setempat dan beberapa program lainnya," ujarnya.
Tentunya, disamping menjalankan program, yang menjadi hal terpenting dalam agenda ini, Ahmad Bin Khalid menyebutkan adalah untuk mempererat tali silaturrahmi antar masyarakat Negeri Serumput Melayu.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan rombongan sempat bertukar cindramata yang diserahkan langsung oleh Plt Sekda H Arianto dengan Ketua Rombongan Prof Madya Ahmad Bin Khalid.(Humas)
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
SHARE:
Berita Terkait
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur
Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial
Komentar