Tanggulangi Banjir, Ini Solusi Pemcam Tebing Tinggi dan BPBD Meranti
SELATPANJANG - Bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tebing Tinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti dengan sigap langsung merespon banjir yang melanda beberapa ruas jalan di kota Selatpanjang. Sejumlah personil berikut mesin pompa air dikerahkan ke lokasi, Sabtu (8/4/2017) siang.
Waktu itu, pihak BPBD Kepulauan Meranti bersama pihak Kecamatan Tebing Tinggi, dan Kelurahan Selatpanjang Barat, terlihat menelusuri parit-parit yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga menyebabkan air tidak dapat mengalir ke laut meski jarak lokasi genangan dengan laut tidak terlalu jauh.
Pj Kepala BPBD Kepulauan Meranti, M Edi Afrizal SE MH, mengatakan, genangan air bila hujan turun di Kota Selatpanjang, terjadi akibat tersumbatnya beberapa parit, sehingga aliran air ke laut tidak lancar, jadi kita coba bantu dengan mesin pompa air.
Menurutnya, penggunaan mesin pompa air ini merupakan upaya jangka pendek. Sedangkan untuk jangka panjang, sebut dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PU agar dilakukan normalisasi saluran pembuangan air.
Dalam kesempatan itu, Edi juga mengimbau kepada pemilik ruko dan rumah yang berada di pinggir jalan untuk membuat lobang kontrol di tiap halaman depan bangunannya, sehingga ketika terjadi penyumbatan dapat segera perbaiki. Hal itu disampaikan Edi, karena saat ini banyak ruko dan rumah yang tidak ada lobang kontrol air, sepertinya sengaja ditutup dengan semen.
"Hal ini tentunya menyulitkan kita untuk mengetahui dimana penyumbatan terjadi," jelas dia.
Hal senada juga disampaikan Camat Tebing Tinggi, Rizki Hidayat SSTp MSi. Ia sangat mengapresiasi upaya BPBD Kepulauan Meranti. Menurut Rizki, jika penyedotan tidak dilakukan, kemungkinan air akan lama menggenangi beberapa titik di Kota Selatpanjang.
"Dari pengalaman yang sudah-sudah, bisa sampai 2-3 hari baru surut jika tidak disedot dan dialirkan ke parit besar," ucapnya.(nur)
Waktu itu, pihak BPBD Kepulauan Meranti bersama pihak Kecamatan Tebing Tinggi, dan Kelurahan Selatpanjang Barat, terlihat menelusuri parit-parit yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga menyebabkan air tidak dapat mengalir ke laut meski jarak lokasi genangan dengan laut tidak terlalu jauh.
Pj Kepala BPBD Kepulauan Meranti, M Edi Afrizal SE MH, mengatakan, genangan air bila hujan turun di Kota Selatpanjang, terjadi akibat tersumbatnya beberapa parit, sehingga aliran air ke laut tidak lancar, jadi kita coba bantu dengan mesin pompa air.
Menurutnya, penggunaan mesin pompa air ini merupakan upaya jangka pendek. Sedangkan untuk jangka panjang, sebut dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PU agar dilakukan normalisasi saluran pembuangan air.
Dalam kesempatan itu, Edi juga mengimbau kepada pemilik ruko dan rumah yang berada di pinggir jalan untuk membuat lobang kontrol di tiap halaman depan bangunannya, sehingga ketika terjadi penyumbatan dapat segera perbaiki. Hal itu disampaikan Edi, karena saat ini banyak ruko dan rumah yang tidak ada lobang kontrol air, sepertinya sengaja ditutup dengan semen.
"Hal ini tentunya menyulitkan kita untuk mengetahui dimana penyumbatan terjadi," jelas dia.
Hal senada juga disampaikan Camat Tebing Tinggi, Rizki Hidayat SSTp MSi. Ia sangat mengapresiasi upaya BPBD Kepulauan Meranti. Menurut Rizki, jika penyedotan tidak dilakukan, kemungkinan air akan lama menggenangi beberapa titik di Kota Selatpanjang.
"Dari pengalaman yang sudah-sudah, bisa sampai 2-3 hari baru surut jika tidak disedot dan dialirkan ke parit besar," ucapnya.(nur)
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
SHARE:
Berita Terkait
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur
Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial
Komentar