Tahun ini, Disdik Dumai Anggarkan Rp30 Miliar Untuk Dana TPG
DUMAI - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Dumai memberikan perhatian banyak terhadap dunia pendidikan di Kota Dumai. Bahkan untuk Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2014 telah disediakan dana sebesar Rp 30 milliar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai Drs.H.Sya'ari,MP menjelaskan, dana serifikasi guru untuk kwartal tiga sudah diserahkan. Namun untuk kwartal empat yakni bulan Oktober, November dan Desember 2014 memang belum dicairkan dan masih dalam proses.
"Kwartal tiga sudah diserahkan, namun untuk kwartal empat masih dalam proses," tegas Syaari, kepada riauheadline.com, Jum'at (28/11) kemarin di ruang kerjanya.
Dana setifikasi guru untuk kwartal satu, dua dan kwaral tiga diberikan kepada guru yang dinyatakan aktif mengajar di sekolah. Dana sertifikasi disalurkan melalui rekening guru penerima TPG yang bersangkutan.
"Untuk kwartal tiga sudah ditransfer kepada guru yang berhak menerimanya," ujar Syaari.
Kadisdik Dumai mengimbau para guru di Kota Dumai supaya tetap melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, meskipun terkadang ada keterlambatan pembayaran namun hal itu bukanlah disengaja, karena memang ada prosedur yang harus diikuti.(Soe/doc)
Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai Drs.H.Sya'ari,MP menjelaskan, dana serifikasi guru untuk kwartal tiga sudah diserahkan. Namun untuk kwartal empat yakni bulan Oktober, November dan Desember 2014 memang belum dicairkan dan masih dalam proses.
"Kwartal tiga sudah diserahkan, namun untuk kwartal empat masih dalam proses," tegas Syaari, kepada riauheadline.com, Jum'at (28/11) kemarin di ruang kerjanya.
Dana setifikasi guru untuk kwartal satu, dua dan kwaral tiga diberikan kepada guru yang dinyatakan aktif mengajar di sekolah. Dana sertifikasi disalurkan melalui rekening guru penerima TPG yang bersangkutan.
"Untuk kwartal tiga sudah ditransfer kepada guru yang berhak menerimanya," ujar Syaari.
Kadisdik Dumai mengimbau para guru di Kota Dumai supaya tetap melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, meskipun terkadang ada keterlambatan pembayaran namun hal itu bukanlah disengaja, karena memang ada prosedur yang harus diikuti.(Soe/doc)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
BPKAD Meranti Raih Terbaik II Pengguna Layanan Penilaian BMD di Seroja Awards 2026
Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem
Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun
Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran
Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas
Komentar