Selasa, 28 April 2026 WIB
Selasa, 28 April 2026 WIB

Speedboat Rp 1,9 Milyar Belum Dibayar, Herliyan Sisakan PR Untuk Ahmad Syah

- Kamis, 17 September 2015 18:18 WIB
Speedboat Rp 1,9 Milyar Belum Dibayar, Herliyan Sisakan PR Untuk Ahmad Syah

BENGKALIS -Mantan Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh menyisakan pekerjaan rumah (PR) untuk penjabat Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie dimasa kepemimpinan, salah satunya terkait pengadaan speedboat yang dikerjakan CV. JOE & CO tahun 2014 lalu.

Baca Juga:


Kegiatan pengadaan dari Bagian Perlengkapan yang kala itu dipimpin Aulia menuai masalah dengan rekanan setelah pemerintah kabupaten Bengkalis tidak membayarkan pekerjaan dari rekanan CV JOE & CO karena di anggap tidak sesuai bestek seperti yang diharap walaupun dari beberapa pengamat speedboat yang diperuntukkan untuk Pol Air Polres Bengkalis itu layak pakai.


"Ini menjadi president buruk bagi dunia usaha di masa kepemimpinan Bupati sebelumnya, pemerintah terkesan bisa menganggarkan pekerjaan tetapi tidak mau membayar. Kadin selaku induknya dunia usaha berkewajiban mempertanyakan hal itu. Ini PR bagi penjabat Bupati dan pemimpin Bengkalis kedepan untuk menyelesaikan,"ungkap Masuri SH Ketua Kadin Kabupaten Bengkalis saat dimintai pandangannya, Kamis (17/9).


Diutarakan Masuri, jika dikatakan kalau Pemerintah pabupaten Bengkalis membayar pekerjaan senilai Rp 1,9 milyar tersebut merupakan pelanggaran, BPK sudah melakukan audit, dan hasilnya BPK merekomendasikan agar pemerintah menyelesaikan pembayaran kegiatan tersebut.


"Namun sampai hari ini, tidak ada juga terlihat tanda- tanda penyelesaian. Kita harapkan, penjabat Bupati menyikapi dan mengambil langkah- langkah penyelesaian mengingat secara hukum kontrak bersama rekanan belum diputuskan,"imbuhnya.


Namun, lanjutnya, kalau terjadi sesuatu hal jika adanya ketidak sesuaian dalam pekerjaan seharusnya pemerintah daerah melalui perlengkapan membuka ruang penyelesaian sehingga masing- masing pihak tidak dirugikan terutama rekanan,"Apalagi sampai hari ini tidak ada kejelasan, disisi lain mereka sudah di audit BPK dan tidak ditemui adanya kerugian negara. Bahkan hingga hari ini rekanan satu peser pun tidak mengambil uang muka pekerjaan tersebut,"tutur pria sapaan Bagong ini.


"Kita (Kadin) berharap pemerintah membuka ruang untuk menyelsaikan masalah ini,"harapnya lagi.


Saat ini, speedboat yang siap 100 persen tahun 2014 lalu itu terparkir rapi dibelakang kantor Satpol PP Kabupaten Bengkalis.(Gus)

SHARE:
Berita Terkait
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Komentar
Berita Terbaru