Sidak, Disprindag Bengkalis Temukan Belasan Kilo Ikan Busuk
BENGKALIS -Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis, pagi tadi menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Terubuk jalan Kelapapati Laut-Bengkalis dengan didampingi dengan pihak terkait, Rabu (17/6).
Dalam sidak yang dilakukan Disprindag Bengkalis didampingi Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM), pihak Bulog, Polres dan lainnya ini, berhasil temukan belasan kilo ikan yang sudah busuk yang diperjual belikan di Pasar Terubuk.
Menurut keterangan sipenjual ikan kadaluarsa di Pasar Terubuk, bernama Akun menjelaskan, bahwa ikan yang dijual itu bukan untuk dikonsumsi, namun menurut pengakuannya, untuk makanan ternak, "ksaya menjual bukan untuk dikonsumsilah, tapi bagi konsumen untuk makanan ternak,"elaknya.
Terkait hal ini, sidak yang dipimpin oleh Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Disprindag Bengkalis, Raja Arlingga, dengan tegas mengingatkan pada penjual ikan kadaluarsa tersebut (Akun), untuk segera mengemas dan jangan sampai diperjualbelikan lagi.
"Saya sudah mengingatkan pada pedagangnya, agar ikan yang sudah kadaluarsa itu jangan diperjualbelikan lagi, dan saya lihat ikan tersebut sudah dikemas dasn tidak dilapang lagi,"terang Raja pada sejumlah wartawan dilokasi Pasar Terubuk.
Ia juga mengingatkan pada konsumen untuk cerdas dalam memilih bahan bahan kebutuhan rumah tangga, agar jangan sampai barang yang beli tersebut tidak membahayakan bila dikonsumsi, "selain itu, jika ada konsumen yang menemukan barang kadaluarsa diperjualbelikan, kita mengingatkan segera melapor ke Disprindag, atau LPKSM, maupun pihak terkait, termasuk pihak Kepolisian,"jelasnya.
Terkait sejumlah harga sembako, Raja Arlingga menjelaskan, hanya beberapa komoditi yang terlihat naik harganya, namun menurutnya kenaikan harga tidak signifikan dan masih dalam kewajaran, mengingat konsumen dalam menjelang Puasa Ramadhan ini, terusa meningkat dan stok agak menurun.
Dari pantauan, sejak pagi tadi, terlihat situasi Pasar Terubuk dipadati oleh para konsumen, mayoritas para ibu ibu rumah tangga, untuk membeli berbagai keperluan menghadapi Puasa Ramadhan.
"Ya kalau hari ini memang saya akui para pembeli meningkat tajam tidak seperti hari hari biasa, maklum saja, besuk kan sudah masuk bulan Puasa, jadi para ibu ibu rumah tangga mulai mempersiapkan berbagai keperluan bahan makanan untuk sahur, "ungkap Pegadang sayuran, Yuli. (Gus).
Dalam sidak yang dilakukan Disprindag Bengkalis didampingi Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM), pihak Bulog, Polres dan lainnya ini, berhasil temukan belasan kilo ikan yang sudah busuk yang diperjual belikan di Pasar Terubuk.
Menurut keterangan sipenjual ikan kadaluarsa di Pasar Terubuk, bernama Akun menjelaskan, bahwa ikan yang dijual itu bukan untuk dikonsumsi, namun menurut pengakuannya, untuk makanan ternak, "ksaya menjual bukan untuk dikonsumsilah, tapi bagi konsumen untuk makanan ternak,"elaknya.
Terkait hal ini, sidak yang dipimpin oleh Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Disprindag Bengkalis, Raja Arlingga, dengan tegas mengingatkan pada penjual ikan kadaluarsa tersebut (Akun), untuk segera mengemas dan jangan sampai diperjualbelikan lagi.
"Saya sudah mengingatkan pada pedagangnya, agar ikan yang sudah kadaluarsa itu jangan diperjualbelikan lagi, dan saya lihat ikan tersebut sudah dikemas dasn tidak dilapang lagi,"terang Raja pada sejumlah wartawan dilokasi Pasar Terubuk.
Ia juga mengingatkan pada konsumen untuk cerdas dalam memilih bahan bahan kebutuhan rumah tangga, agar jangan sampai barang yang beli tersebut tidak membahayakan bila dikonsumsi, "selain itu, jika ada konsumen yang menemukan barang kadaluarsa diperjualbelikan, kita mengingatkan segera melapor ke Disprindag, atau LPKSM, maupun pihak terkait, termasuk pihak Kepolisian,"jelasnya.
Terkait sejumlah harga sembako, Raja Arlingga menjelaskan, hanya beberapa komoditi yang terlihat naik harganya, namun menurutnya kenaikan harga tidak signifikan dan masih dalam kewajaran, mengingat konsumen dalam menjelang Puasa Ramadhan ini, terusa meningkat dan stok agak menurun.
Dari pantauan, sejak pagi tadi, terlihat situasi Pasar Terubuk dipadati oleh para konsumen, mayoritas para ibu ibu rumah tangga, untuk membeli berbagai keperluan menghadapi Puasa Ramadhan.
"Ya kalau hari ini memang saya akui para pembeli meningkat tajam tidak seperti hari hari biasa, maklum saja, besuk kan sudah masuk bulan Puasa, jadi para ibu ibu rumah tangga mulai mempersiapkan berbagai keperluan bahan makanan untuk sahur, "ungkap Pegadang sayuran, Yuli. (Gus).
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Rutin Sisir Desa Bantar
Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Dirjen Imigrasi Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik
Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali
Kejurprov Catur Riau 2026: Kontingen Meranti Raih Tiga Emas, KONI Bidik Lima Besar Porprov 2027
Perjuangkan Pembangunan dan Infrastruktur Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Temui Bappenas RI
Komentar