Sengketa Pilpres di MK, Tokoh Masyarakat Serukan Menjaga Kabupaten Bengkalis Tetap Kondusif
BENGKALIS - Sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Bengkalis angkat bicara terkait sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).
Ketua Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidanan Korupsi (DPN GN-PK) Provinsi Riau, Syafril Naldi juga menyerukan agar masyarakat untuk menghormati jalanya sidang sengketa Pilpres di MK dan saling menjaga suasana Kondusif.
Anak jati bengkalis peduli akan negeri junjungan inipun mengimbau kepada masyarakat bengkalis untuk tenang dan tetap menjaga kondusifitas yang sudah aman selama ini dan tidak terpengaruh dengan sidang di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kita hormati pelaksanaan sidang gugatan di MK yang sudah mengikuti mekanismenya. Dan apapun hasilnya, mari kita hormati dan tetap saling menjaga suasana tetap aman," kata Syafril Naldi, 15 Juni 2019.
Pun demikian, Syafril Naldi mengajak masyarakat Bengkalis untuk bersama mengantisipasi adanya gerakan massa yang akan membuat situasi yang tidak diinginkan.
"Kita semuanya pasti berharap Kabupaten Bengkalis tetap aman, nyaman dan damai," imbaunya.[red]
Baca Juga:
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum