Kamis, 25 Juni 2026 WIB
Kamis, 25 Juni 2026 WIB

Satpol PP Bengkalis Amankan 5 Anak Punk Di Gudang Kosong

- Jumat, 13 Februari 2015 17:18 WIB
Satpol PP Bengkalis Amankan 5 Anak Punk Di Gudang Kosong
BENGKALIS -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis, Kamis (12/2) malam mengamankan 5 orang anak punk, yang sedang bermalam di salah satu Gudang Kosong, tepatnya di belakang kantor BPBD Damkar kota Bengkalis.


Baca Juga:

Kelima anak punk tersebut terdiri dari 4 laki-laki yang berumur 17 sampai 20 tahun, dan satu orang perempuan berumur 14 tahun.


Demikian disampaikan Kepala Satpol PP Kabupaten Bengkalis Najamuddin Noer, Jumat (13/2), fenomena keberadaan anak punk akhir-akhir ini semakin meresahkan masyarakat Bengkalis, tersebab tak diketahui asal usul dan tujuan mereka keluyuran di kota terubuk tersebut.


"Kelima anak punk itu, kita tangkap dan amankan dari gudang kosong belakang kantor damkar tadi malam, selain meresahkan warga, keberadaan mereka yang bebas bersama dengan lawan jenis tentu tidak sesuai dengan budaya maupun norma yang berlaku pada masyarakat kita," Jelas Najam didampingi Kasi Ops Satpol PP Bengkalis Hengki Irawan.


Tanpa perlawanan lanjut Najam, lima anak punk di bawa ke markas Satpol PP Bengkalis untuk diamankan, dimintai keterangan asal-usulnya dan juga apa tujuan mereka ke Bengkalis.


"Rata-rata mengaku tidak memiliki tujuan yang jelas, mereka hanya keluyuran tak tentu arah, dimana ada tempat kosong di situ mereka bermalam, itu sangat berpotensi timbulnya tindakan kriminal, entah itu pencurian, pemerasan dan sebagainya," ujar Najam lagi.


Setelah dimintai keterangan dan asal usul, selanjutnya anak punk tersebut akan dipulangkan ke kampung asalnya masing-masing, supaya tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat Bengkalis.


"Tadi malam mereka sempat kita inapkan di kantor ini, untuk selanjutnya akan kita pulangkan ke kampung mereka masing-masing, karena sudah banyak masyarakat kota Bengklalis yang mengeluhkan tentang keresahan mereka terhadap keberadaan anak-anak punk ini, secara norma mereka juga tak pantas dicontoh dengan pergaulan bebas antara lawan jenis, kita berharap tidak ada lagi anak punk yang bertandang ke Bengkalis ini," Tutup Najamuddin. (Gus)


SHARE:
Berita Terkait
Forum DGICM ASEAN 2026, Dirjen Imigrasi RI Paparkan Tiga Pilar Strategi Penguatan Perbatasan

Forum DGICM ASEAN 2026, Dirjen Imigrasi RI Paparkan Tiga Pilar Strategi Penguatan Perbatasan

BPKAD Meranti Raih Terbaik II Pengguna Layanan Penilaian BMD di Seroja Awards 2026

BPKAD Meranti Raih Terbaik II Pengguna Layanan Penilaian BMD di Seroja Awards 2026

Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti

Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem

Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun

Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun

Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran

Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran

Komentar
Berita Terbaru