Program Kampung Iklim 2015, Tiga Kelompok Proklim Diverifikasi
BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis mengusulkan empat kelompuk untuk ikut kedalam program kampung iklim (proklim). Dari usulan tersebut, yang masuk dalam daftar verifikasi BLH Provinsi Riau berjumlah tiga kelompok.
Baca Juga:
"Ketiga kelompok itu adalah Kelompok Masyarakat RW 03 Desa Mentayan Kecamatan Bantan, Kelompok tani Desa Teluk Papal Kecamatan Bantan, dan Kelompok Pemuda Sakai RW 01 Kelurahan Pematang Pudu Binaan PT CPI Duri, Kecamatan Mandau," ujar Kepala BLH Bengkalis melalui Kasubbid Pemulihan Lingkungan BLH Bengkalis, Nurhasanah SSi kepada wartawan, Rabu (16/9).
Satu kelompok lagi yang tidak diverifikasi ujar Nurhasanah, lantaran terlambat menyampaikan berkas administrasi ke Kementerian Lingkungan Hidup. Namun demikian, BLH Bengkalis tetap melakukan pembinaan kepada kelompok Desa Pakning Asal Binaan PT Pertamina RU II Sei. Pakning Kecamatan Bukit Batu. "Sebenarnya dari sisi persyaratan teknis, mereka sudah memenuhi syarat untuk kita usulkan pada program kampung iklim. Namun, karena persyaratan administrasinya terlambat, maka tetap tidak bisa diikutkan dan tidak diverifikasi lebih lanjut," kata Nurhasanah.
Tahap awal, sambung Nurhasanah, verifikasi baru saja selesai dlakukan untuk kelompok RW 01 Kelurahan Pematang Pudu atau Kelompok Pemuda Sakai Pematang Pudu yang merupakan binaan dari PT CPI Duri. Adapun aktifitasnya adalah Pertanian terpadu (Intregrated Farming System) yang ramah lingkungan. "Verifikasi dilakukan selama tiga hari mulai dari tanggal 14 September hingga 16 September 2015. Verifikasi dilakukan oleh Tim BLH Propinsi Riau Arief Anggiat, BLH Kabupaten Bengkalis Nurhasanah dan didampingi oleh PGPA PT CPI Pak Deli serta dihadiri Ketua Kelompoka Pemuda Sakai Pematang Pudu Musmulyadi," papar Nurhasanah.
Untuk dua kelompok lainnya, Nurhasanah mengatakan, verifikasi akan dilakukan pada minggu depan. Pihaknya berharap kepada kelompok yang akan diverifikasi agar mempersiapan diri sebaik mungkin. "Total secara keseluruhan di Riau, ada 22 kelompok yang diverifikasi. Harapan kita, mudah-mudahan kelompok dari Bengkalis ada yang lolos," katanya.
Dikatakan, pelaksanaan Program Kampung Iklimmengacu pada Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 19 Tahun 2012 tentang Program Kampung Iklim. Program ini mendorong masyarakat untuk melakukan peningkatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan perubahan emisi gas rumah kaca serta memberikan penghargaan terhadap upaya-upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilaksanakan ditingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah. (Gus)
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit
Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah