Pesawat Tempur Pantau Kebakaran Lahan Riau
PEKANBARU - Sebagai bagian dari Satgas Karhutla Provinsi Riau, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru terus melakukan upaya-upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di daerah ini, salah satunya adalah dengan melakukan pemantauan dari udara oleh pesawat-pesawat tempurnya.
Bersamaan dengan pelaksanaan latihan rutin, pesawat F-16 dari Skadron Udara 16 menemukan adanya lahan terbakar yang berada di wilayah Tapung, Kabupaten Kampar, Rabu (25/10/2017) sore.
Danskadron Udara 16 Letkol Pnb Nur Alimi mengatakan pemantauan udara ini dilakukan setiap harinya yang dikombinasikan dengan latihan rutin yang dilaksanakan oleh Skadron Udara 16.
"Area yang dipantau sendiri meliputi seluruh wilayah yang ada di Provinsi Riau, karena itu juga menjadi area latihan terbang bagi pesawat tempur Lanud Rsn," katanya menambahkan.
Sementara itu Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., menyampaikan hasil dari pemantauan udara oleh F-16 diteruskan ke Dinas Operasi Lanud Rsn, dan selanjutnya dilaporkan kepada BPBD Riau untuk dapat ditentukan langkah berikutnya.
"Apa yang dilakukan oleh Lanud Rsn, sesuai dengan perintah Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., agar Lanud Rsn senantiasa melaksanakan upaya-upaya untuk mencegah Karhutla di provinsi Riau, salah satunya dengan melakukan pemantauan udara," kata Danlanud.
Ditambahkan oleh Danlanud, sejalan dengan Kasau, Pangkoopsau I Marsda TNI Imran Baidirus, SE., juga memberikan atensi yang besar terhadap karhutla, sehingga Lanud Rsn dilibatkan untuk membantu memantau kondisi Karhutla di Riau.
"Lanud Rsn juga akan terus bersinergi serta berkoordinasi bersama-sama dengan pemerintah provinsi, BPBD Riau, jajaran TNI-Polri di Riau serta elemen lain yang tergabung di dalam Satgas Karhutla melakukan upaya-upaya yang diperlukan untuk mencegah Karhutla," Danlanud mengakhiri. (mcr/hrd)
Bersamaan dengan pelaksanaan latihan rutin, pesawat F-16 dari Skadron Udara 16 menemukan adanya lahan terbakar yang berada di wilayah Tapung, Kabupaten Kampar, Rabu (25/10/2017) sore.
Danskadron Udara 16 Letkol Pnb Nur Alimi mengatakan pemantauan udara ini dilakukan setiap harinya yang dikombinasikan dengan latihan rutin yang dilaksanakan oleh Skadron Udara 16.
"Area yang dipantau sendiri meliputi seluruh wilayah yang ada di Provinsi Riau, karena itu juga menjadi area latihan terbang bagi pesawat tempur Lanud Rsn," katanya menambahkan.
Sementara itu Danlanud Rsn Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A., menyampaikan hasil dari pemantauan udara oleh F-16 diteruskan ke Dinas Operasi Lanud Rsn, dan selanjutnya dilaporkan kepada BPBD Riau untuk dapat ditentukan langkah berikutnya.
"Apa yang dilakukan oleh Lanud Rsn, sesuai dengan perintah Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., agar Lanud Rsn senantiasa melaksanakan upaya-upaya untuk mencegah Karhutla di provinsi Riau, salah satunya dengan melakukan pemantauan udara," kata Danlanud.
Ditambahkan oleh Danlanud, sejalan dengan Kasau, Pangkoopsau I Marsda TNI Imran Baidirus, SE., juga memberikan atensi yang besar terhadap karhutla, sehingga Lanud Rsn dilibatkan untuk membantu memantau kondisi Karhutla di Riau.
"Lanud Rsn juga akan terus bersinergi serta berkoordinasi bersama-sama dengan pemerintah provinsi, BPBD Riau, jajaran TNI-Polri di Riau serta elemen lain yang tergabung di dalam Satgas Karhutla melakukan upaya-upaya yang diperlukan untuk mencegah Karhutla," Danlanud mengakhiri. (mcr/hrd)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Menuju Musorkab, KONI Meranti Matangkan Langkah Lewat Rakerkab 2026
Sertu Muslim Ajak Warga Tanjung Darul Takzim Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Komentar