Rabu, 29 April 2026 WIB
Rabu, 29 April 2026 WIB

Peringatan Nuzul Qur'an di Masjid Istiqomah, Wabup Ajak Bumikan Al-Qur'an

- Minggu, 05 Juli 2015 18:38 WIB
Peringatan Nuzul Qur'an di Masjid Istiqomah, Wabup Ajak Bumikan Al-Qur'an

BENGKALIS -Salah satu keistimewaan bulan Ramadan, diturunkan ayat Al-Qur'an, dimana Allah SWT melalui malaikat Jibril menurunkan surat Alalaq ayat 1 sampai 5 yang dimulai dengan Iqro' kepada Nabi Muhammad SAW. Untuk memperingati hari bersejarah dan agung ini, maka setiap malam 17 Ramadan, umat Islam memperingati Nuzul Qur'an.

Baca Juga:

"Momentum ini tentunya harus menjadi motivasi bagi kita untuk terus untuk membumikan Al-Qur'an dengan banyak membaca dengan benar dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan kehidupan yang Qurani," ujar Wakil Bupati Suayatno dalam pengarahan pada peringatan Nuzul Qur'an di Masjid Istiqomah, Bengkalis, Jumat malam (3/7/2015).

Dipaparkan Wabup, Al-Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW merupakan mukjizat paling besar pengaruhnya, isinya selalu relevan dengan kehidupan, serta ilmu-ilmu yang terkandung di dalamnya merupakan anugerah bagi manusia. Salah satu kemukjizatan atau keistimewaan Al-Qur'an yang paling utama adalah hubungannya dengan sains dan ilmu pengetahuan. Begitu pentingnya sains dan ilmu pengetahuan dalam Al-Qur'an, sehingga Allah SWT menurunkan ayat yang pertama kali dengan kata iqrok atau baca.


Ditambahkan Wabup, ayat pertama yang diturunkan tersebut mengandung makna bahwa umat muslim tidak hanya diperintahkan untuk membaca secara harfiah, tapi juga pandai membaca situasi. Islam juga menganjurkan umatnya untuk menjadi orang yang cerdas. Untuk itu Allah SWT memerintahkan kepada kita untuk mengajarkan nilai-nilai tasawuf dengan didasari pada isi kandungan dalam Al-Qur'an.


"Kita semua tahu bahwa kebenaran Al-Qur'an tidak terbantahkan, karena merupakan mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada umat manusia. Untuk itu setiap peringatan Nuzulul Qur'an atau malam turunnya Al-Qur'an ini tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial belaka. Namun, hendaknya dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata pada tataran kemasyarakatan, pemerintahan serta pembangunan," ujarnya.

Al-Qur'an menjadi sumber inspirasi yang tidak pernah kering mengalirkan nilai-nilai ajaran Islam yang luhur, menebarkan keteduhan, memberi ketentraman dan menciptakan kedamaian. Dari Al-Qur'an kita mendapatkan pencerahan sekaligus ketenangan jiwa untuk senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

"Pada kesempatan yang penuh berkah ini, kepada seluruh umat Islam hendaknya menjadikan gemar membaca Al-Qur'an sebagai budaya dan salah satu kebutuhan. Karena dan sebagaimana ayat pertama yang diturunkan, membaca Al-Qur'an adalah pintu utama yang akan mengantarkan setiap umat Islam ke pintu pengetahuan, pemahaman dan pengalaman nilai-nilai dan ajaran yang terkandung dalamnya dengan baik dan benar. Dengan mengamalkan ajaran-ajaran yang terdapat dalam Al-Qur'an, kita akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT serta memperoleh keselamatan dan kebahagiaan dalam kehidupan di dunia dan di akhirat," ujarnya.


Seperti diketahui bersama, saat ini umat Islam, tak terkecuali di daerah ini, sedang dihadapkan dengan faham-faham aliran sesat yang masuk melalui media sosial maupun buku-buku yang dibalut dengan kedok islam.


Jika kondisi ini dibiarkan tanpa filter, maka tanpa kita sadari akan menggoyahkan dan merusak akidah umat Islam. Selain itu juga, karena saat ini pengaruh negatif globalisasi semakin deras, segenap orang tua hendaknya mengawasi anak-anak, terutama dari lingkungan yang akan mempengaruhi pola pergaulan mereka.


Saat ini keprihatinan dengan persoalan anak-anak remaja yang terjebak dengan pergaulan bebas, kenakalan remaja, minuman keras dan narkoba. tentunya persoalan ini tidak bisa dibiarkan, mengingat anak remaja merupakan calon pewaris penegak agama islam. Oleh karena itu, orang tua dituntut untuk waspada mengantisipasi kemerosotan moral para remaja.


"Untuk menjaga dan membentengi keluarga kita agar tidak terpengaruh dengan aliran sesat, caranya dengan membekali anggota keluarga dengan dengan pendalaman agama. Bulan Ramadan merupakan momentum yang baik mengajak anak-anak untuk memperdalam ajaran agama, seperti kebiasaan salat tarawih, membaca Al-Qur'an di masjid dan musala. Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah mencanangkan program maghrib mengaji. Jadi sangat tepat pada bulan Ramadan ini kita mengajak para remaja untuk lebih dekat dengan Alquran," ujar Wabup.


Peringatan malam Nuzul Qur'an menghadirkan Ustaz Marhalim, S.Ag dari Pekanbaru. Dalam tausiyah sangat ustaz menyampaikan keutaman bagi orang yang membaca, hapal dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan. Salah satunya Allah akan memberikan pahala setiap huruf demi huruf dan bagi yang hafal Aliuran akan terbebas dari api neraka dan 10 orang keluarganya akan mendapat safaat.(Gus)


SHARE:
Berita Terkait
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Komentar
Berita Terbaru