Selasa, 28 April 2026 WIB
Selasa, 28 April 2026 WIB

Peran ulama memperkokoh etika, moral dan spiritual masyarakat

- Sabtu, 07 Januari 2017 17:49 WIB
Peran ulama memperkokoh etika, moral dan spiritual masyarakat
BENGKALIS -Sebagai upaya menciptakan kerangka acuan strategis dalam mengatasi permasalahan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, menggelar temu tokoh agama, ulama dan umara' dalam upaya pembangunan strategis bidang keagamaan.

Dilaksanakan di salah satu wisma di Jalan Hang Tuah, Bengkalis, kegiatan yang berlangsung sampai dengan Ahad (8/1/2017) itu, dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkalis, Amril Mukminin diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) H Arianto, Sabtu (7/1/2017).

Dalam arahan Bupati Bengkalis, Plt Sekda mengatakan, kegiatan ini merupakan hal yang sangat baik dilakukan. Karena menurutnyakeberadaan tokoh agama, ulama dan umara' tak ubahnyadua mata uang yang tidak terpisahkan. antara satu sisi dengan sisi lain saling melengkapi.

"Kegiatan ini bukan hanya sebagai sarana silaturrahmi, koordinasi dan konsolidasi antara ulama dan umara' dalam menjawab tantangan zaman yang semakin berat dimasa yang akan datang, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan peran ulama dalam pembangunan daerah untuk menjawab segala permasalahan," jelasnya.

Apalagi, menurutnya,peran, fungsi,sertatanggung jawab ulamatidakakan pernahtergantikan.Para ulamadalam kedudukannya sebagai pemimpininformalditengahmasyarak memiliki peranyang pentingdan strategis, khususnya untuk memperkokohsendi-sendietika,moral dan spiritual kehidupanmasyarakat.

"Para ulamatidaksajaberperanmenjagamoralbangsadanetika keberagaman,tetapi sekaligusberfungsi untukmencerahkan,mencerdaskan, danmembimbing umat denganajarandannilai-nilaiislam. Peran ulama jugasangatstrategis dalammembangunkarakterbangsa," terang Arianto.

Sementara itu, kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, menurut Ketua Pelaksana, Filusman, di isi dengan empat narasumber. Terdiri dari Kepolisian yang membahas seputar derajat penyakit sosial dalam masyarakat.

Kemudian dari Satuan Polisi Pamong Praja, dengan materi terkait maraknya warnet dan game online dan dampaknya terhadap penyimpangan prilaku masyarakat. Selanjutnya narasumber oleh Maiyusro dari Pekanbaru, yang akan membahas fenomena konflik dan kekerasan dalam rumah tangga.

Dan terakhir, oleh Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, H Amrizal yang mengajak berdiskusi tentang potrer gejala aliran sempalan di Kabupaten Bengkalis.

Selain Plt Sekda, dalam pembukaan tersebut, turut hadir perwakilan Kakan Kemenag Kabupaten Bengkalis, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, tamu undanga dan puluhan peserta yang terdiri dari utusan MUI kecamatan, utusan MUI Kabupaten Bengkalis dan sejumlah ormas dan perguruan tinggi yang ada di Bengkalis, seperti PC NU, PC Muhammadiyah, KNPI, HTI, STAIN dan Politeknik Negeri Bengkalis.(Gus)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla

Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla

Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur

Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur

Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial

Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial

Komentar
Berita Terbaru