Pemprov Riau Gesa Peningkatan PAD
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau berupaya menggesa penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan potensi dari beberapa objek penerimaan daerah.
Selain itu, langkah lain yang juga dilakukan adalah mempersiapkan regulasi guna penerimaan PAD tersebut. Poin ini menjadi perhatian, karena angka penerimaan PAD masih memerlukan perhatian ekstra.
Untuk smester pertama di tahun 2017, Pemprov Riau sudah mengantongi penerimaan daerah sudah berada dipersentase 51,20 persen dari target Rp8,8 triliun yang dipatok secara keseluruhan. Dengan capaian tersebut, Badan Penerimaan Daerah (Bapenda) optimis dapat mencapai target PAD di akhir tahun.
Kepala Bapenda Riau Indra Putrayana mengatakan, hal itu memang menjadi perhatian di Bapenda. Dalam mewujudkan pencapaian PAD tersebut, langkah melakukan inovasi dilakukan untuk peningkatan pendapatan daerah.
"Langkah peningkatan PAD terus dilakukan. Ini yang terus kita upayakan untuk seluruh UPT dan UP di seluruh Riau,"terangnya.
Untuk pendapatan asli daerah (PAD) ditargetkan Rp3,7 triliun. Saat ini angka capaian hingga kini berada dipresentase sekitar 45,40 persen. Beberapa potensi pajak itu terdiri dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balek nama kendaraan bermotor (BBNKB) serta beberapa potensi pajak dan penerimaan lainnya.(mcr)
Selain itu, langkah lain yang juga dilakukan adalah mempersiapkan regulasi guna penerimaan PAD tersebut. Poin ini menjadi perhatian, karena angka penerimaan PAD masih memerlukan perhatian ekstra.
Untuk smester pertama di tahun 2017, Pemprov Riau sudah mengantongi penerimaan daerah sudah berada dipersentase 51,20 persen dari target Rp8,8 triliun yang dipatok secara keseluruhan. Dengan capaian tersebut, Badan Penerimaan Daerah (Bapenda) optimis dapat mencapai target PAD di akhir tahun.
Kepala Bapenda Riau Indra Putrayana mengatakan, hal itu memang menjadi perhatian di Bapenda. Dalam mewujudkan pencapaian PAD tersebut, langkah melakukan inovasi dilakukan untuk peningkatan pendapatan daerah.
"Langkah peningkatan PAD terus dilakukan. Ini yang terus kita upayakan untuk seluruh UPT dan UP di seluruh Riau,"terangnya.
Untuk pendapatan asli daerah (PAD) ditargetkan Rp3,7 triliun. Saat ini angka capaian hingga kini berada dipresentase sekitar 45,40 persen. Beberapa potensi pajak itu terdiri dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balek nama kendaraan bermotor (BBNKB) serta beberapa potensi pajak dan penerimaan lainnya.(mcr)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti
Komentar