Pemkab dan DPRD Bengkalis Mulai Bahas Program Kerja 2018
BENGKALIS - Legislatif bersama eksekutif saat ini mulai melakukan pembahasan bersama rencana program kerja untuk tahun anggaran 2018. Pembahasan tahap pertama ini masih bersifat umum dan belum membicarakan anggaran yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan.
Seperti disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, Sofyan SPdI kepada wartawan, Selasa (26/9) mengatakan, pihaknya bersama SKPD yang menjadi mitra Komisi IV sudah mulai melakukan pembahasan bersama program-program yang mereka ajukan.
"Kita mulai menggelar hearing dengan beberapa SKPD yang menjadi mitra kerja Komisi IV seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan akan dilanjutkan dengan SKPD lain. Ada dua hal yang kita bahas yaitu progres kegiatan 2017 dan program kegiatan untuk RAPBD 2018," ujar Sofyan.
Dikatakan, pembahasan masih bersifat umum dan belum membicarakan angka-angka. Pihaknya sengaja belum begitu jauh membahas angka-angka atau anggaran untuk setiap program kerja karena hal ini erat kaitannya dengan kemampuan anggaran untuk 2018 mendatang.
"Sekarang belum ada kepastian berapa sebenarnya perkiraan alokasi anggaran untuk APBD 2018, karena masih dalam penghitungan. Terlebih akan ada rasionalisasi untuk APBD 2017," ujarnya.
Sofyan mengatakan, jangan sampai terjadi begitu sudah membahas angka-angka untuk setiap kegiatan, tahu-tahu dananya tidak ada. Tentu waktu untuk pembahasan akan terbuang sia-sia karena kegiatan itu sendiri tidak bisa dilaksanakan.
"Jadi lebih baik waktu yang ada sekarang ini kita manfaatkan untuk membahas program. Bagaimana program yang diusulkan oleh SKPD benar-benar memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Harapan kita, program yang mereka ajukan bukan copy paste, melainkan melalui kajian yang matang sehingga jelas output dan outcomenya," kata Sofyan lagi. (Gus)
Seperti disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, Sofyan SPdI kepada wartawan, Selasa (26/9) mengatakan, pihaknya bersama SKPD yang menjadi mitra Komisi IV sudah mulai melakukan pembahasan bersama program-program yang mereka ajukan.
"Kita mulai menggelar hearing dengan beberapa SKPD yang menjadi mitra kerja Komisi IV seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan akan dilanjutkan dengan SKPD lain. Ada dua hal yang kita bahas yaitu progres kegiatan 2017 dan program kegiatan untuk RAPBD 2018," ujar Sofyan.
Dikatakan, pembahasan masih bersifat umum dan belum membicarakan angka-angka. Pihaknya sengaja belum begitu jauh membahas angka-angka atau anggaran untuk setiap program kerja karena hal ini erat kaitannya dengan kemampuan anggaran untuk 2018 mendatang.
"Sekarang belum ada kepastian berapa sebenarnya perkiraan alokasi anggaran untuk APBD 2018, karena masih dalam penghitungan. Terlebih akan ada rasionalisasi untuk APBD 2017," ujarnya.
Sofyan mengatakan, jangan sampai terjadi begitu sudah membahas angka-angka untuk setiap kegiatan, tahu-tahu dananya tidak ada. Tentu waktu untuk pembahasan akan terbuang sia-sia karena kegiatan itu sendiri tidak bisa dilaksanakan.
"Jadi lebih baik waktu yang ada sekarang ini kita manfaatkan untuk membahas program. Bagaimana program yang diusulkan oleh SKPD benar-benar memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Harapan kita, program yang mereka ajukan bukan copy paste, melainkan melalui kajian yang matang sehingga jelas output dan outcomenya," kata Sofyan lagi. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Babinsa bersama Warga Melai Intens Patroli Cegah Karhutla
Polda Riau Rotasi Dua Kasat dan Kapolsek di Polres Kepulauan Meranti
Komentar