Pemkab Bengkalis Gelar Bimtek Penyusunan HPS
BENGKALIS - Bertujuan meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengelola pengadaan barang dan jasa, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Senin (15/05/2017).
Bimtek yang diikuti 100 ASN dan menghadirkan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Republik Indonesia ini, pelatihannya dipusatkan di balroom salah satu hotel yang ada di Bengkalis.
Dikatakan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Haholongan, bahwa pengadaan barang/jasa pemerintah merupakan wujud nyata tugas aparatur untuk menyediakan fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat.
"Tentunya dalam proses dimaksud ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dan sekaligus melayani masyarakat secara otomatis mengemban tugas mengelola keuangan termasuk proses pengadaannya," jelasnya.
Dijelaskannya lagi, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa, penyusunan HPS merupakan komponen sangat penting pada proses pengadaan barang dan jasa.
"Dimulai sejak tahap perencanaan, termasuk di dalamnya proses informasi rencana umum pengadaan dan penyusunan HPS. Apabila sejak awal alur tersebut telah dilakukan secara benar dan teratur, maka kegiatan selanjutnya dalam pengadaan barang/jasa, akan berjalan lancar," jelasnya lagi.
Mengingat pentingnya kegiatan ini, Haholongan mengharapkan kepada seluruh peserta, agar mengikuti kegiatan bimtek penyusunan HPS sebaik mungkin.
"Peserta harus benar-benar memahami sedetail-detailnya dalam proses penentuan harga, sehingga tidak terjadi indikasi mark up yang akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari," harapnya.
Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Bambang Irawan menyebutkan bimtek yang akan berakhir 17 Mei 2017 tersebut, peserta akan mendapatkan materi tentang sistem administrasi pengadaan barang dan jasa (SAPBJ) yang bisa diakses melaluisulap.riau.go.id/ulp dan materi penyusunan HPS dari LKPP pusat.(Humas)
Bimtek yang diikuti 100 ASN dan menghadirkan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Republik Indonesia ini, pelatihannya dipusatkan di balroom salah satu hotel yang ada di Bengkalis.
Dikatakan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Haholongan, bahwa pengadaan barang/jasa pemerintah merupakan wujud nyata tugas aparatur untuk menyediakan fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat.
"Tentunya dalam proses dimaksud ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dan sekaligus melayani masyarakat secara otomatis mengemban tugas mengelola keuangan termasuk proses pengadaannya," jelasnya.
Dijelaskannya lagi, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa, penyusunan HPS merupakan komponen sangat penting pada proses pengadaan barang dan jasa.
"Dimulai sejak tahap perencanaan, termasuk di dalamnya proses informasi rencana umum pengadaan dan penyusunan HPS. Apabila sejak awal alur tersebut telah dilakukan secara benar dan teratur, maka kegiatan selanjutnya dalam pengadaan barang/jasa, akan berjalan lancar," jelasnya lagi.
Mengingat pentingnya kegiatan ini, Haholongan mengharapkan kepada seluruh peserta, agar mengikuti kegiatan bimtek penyusunan HPS sebaik mungkin.
"Peserta harus benar-benar memahami sedetail-detailnya dalam proses penentuan harga, sehingga tidak terjadi indikasi mark up yang akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari," harapnya.
Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Bambang Irawan menyebutkan bimtek yang akan berakhir 17 Mei 2017 tersebut, peserta akan mendapatkan materi tentang sistem administrasi pengadaan barang dan jasa (SAPBJ) yang bisa diakses melaluisulap.riau.go.id/ulp dan materi penyusunan HPS dari LKPP pusat.(Humas)
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
SHARE:
Berita Terkait
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur
Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial
Komentar