Pelacakan Tapal Batas Desa Pemekaran di Bengkalis Belum Tuntas
BENGKALIS - Pasca diresmikan sebagai desa pemekaran oleh pemerintah sejak 2013 silam, hingga saat ini 53 desa pemekaran di seluruh Kabupaten Bengkalis belum tuntas pelacakan tapal batas.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis Ismail mengatakan, saat ini sedang dilakukan pelacakan tapal batas desa-desa pemekaran dan sebagian besar sudah selesai.
"Tinggal nanti tahapan selanjutnya, dilakukan penetapan melalui Peraturan Bupati (Perbup). Jadi desa-desa yang sudah sepakat batasnya ditetapkan dan insyaa Allah tahun depan jika memungkinkan dipasang patoknya," ungkap Ismail kepada awak media, Jum'at (28/7/17) pekan lalu.
Menurut Ismail, selain 53 desa pemekaran yang akan dituntaskan pelacakan tapal batas, termasuk beberapa desa induk akan turut serta dilakukan pelacakan.
"Targetnya tahun ini bisa tuntas semuanya sampai ke patok terpasang. Tapi, tergantung ketersediaan anggaran daerah. Batas ini penting tapi bukan hanya patok saja tetapi desa yang ada di lapangan betul betul mengetahui batas masing-masing desa. Karena sering batas ini dijadikan persoalan seperti takut kehilangan hak, tanah dan sebagainya,"paparnya lagi.
Seperti informasi sebelumnya, hingga akhir Maret 2017 lalu, dari 53 desa pemekaran sekitar 30 desa pemekaran di Kabupaten Bengkalis dilaporkan telah tuntas pelacakan tapal batas, sedangkan 23 desa lagi belum.(Gus)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis Ismail mengatakan, saat ini sedang dilakukan pelacakan tapal batas desa-desa pemekaran dan sebagian besar sudah selesai.
"Tinggal nanti tahapan selanjutnya, dilakukan penetapan melalui Peraturan Bupati (Perbup). Jadi desa-desa yang sudah sepakat batasnya ditetapkan dan insyaa Allah tahun depan jika memungkinkan dipasang patoknya," ungkap Ismail kepada awak media, Jum'at (28/7/17) pekan lalu.
Menurut Ismail, selain 53 desa pemekaran yang akan dituntaskan pelacakan tapal batas, termasuk beberapa desa induk akan turut serta dilakukan pelacakan.
"Targetnya tahun ini bisa tuntas semuanya sampai ke patok terpasang. Tapi, tergantung ketersediaan anggaran daerah. Batas ini penting tapi bukan hanya patok saja tetapi desa yang ada di lapangan betul betul mengetahui batas masing-masing desa. Karena sering batas ini dijadikan persoalan seperti takut kehilangan hak, tanah dan sebagainya,"paparnya lagi.
Seperti informasi sebelumnya, hingga akhir Maret 2017 lalu, dari 53 desa pemekaran sekitar 30 desa pemekaran di Kabupaten Bengkalis dilaporkan telah tuntas pelacakan tapal batas, sedangkan 23 desa lagi belum.(Gus)
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
SHARE:
Berita Terkait
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur
Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial
Komentar