PUPR Sinergikan Pembangunan DED di Mandau-Pinggir dengan PDAM
BENGKALIS -Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkalis mensinergikan pembangunan Detail Engineering Design (DED) air bersih di Mandau dan Pinggir dengan PDAM Bengkalis.
Senin (9/10/2017) kemarin, PUPR melalui Bidang Cipta Karya mengundang Direktur PDAM Jufrizal dan Konsultan DED.
Kabid Cipta Karya Zulpan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan melakukan pengembangan jaringan PDAM di Kecamatan Mandau-Pinggir. Hal itu guna memenuhi kebutuhan air bersih di dua kecamatan tersebut.
"Kita akan membangun dan menata ulang PDAM yang ada di wilayah Mandau dan Pinggir, pembangunan DED kita nilai bisa mengatasi permasalahan kerisis air bersih disana, "ungkap Zulpan.
Pembangunan DED air bersih, kata Zulpan harus diiringi dengan sinergitas dengan PDAM agar program pembangunan itu berjalan baik.
"Pertemuan itu merupakan pertemuan awal dan kita akan terus berkomunikasi agar kedepan krisis air bersih disana dapat diminimalisir, "terang Zulpan lagi.
Sementara Direktur PDAM Bengkalis Juprizal mengutarakan, krisis kebutuhan air bersih di Bengkalis mencapai 50 persen. Dari 70 ribu pemanfaat, PDAM hanya mampu menyuplai air ke 4 ribu pemanfaat.
Juprizal menegaskan siap mendukung dan bersinergi terkait program pembangunan dan DED air bersih tersebut. (Gus)
Senin (9/10/2017) kemarin, PUPR melalui Bidang Cipta Karya mengundang Direktur PDAM Jufrizal dan Konsultan DED.
Kabid Cipta Karya Zulpan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan melakukan pengembangan jaringan PDAM di Kecamatan Mandau-Pinggir. Hal itu guna memenuhi kebutuhan air bersih di dua kecamatan tersebut.
"Kita akan membangun dan menata ulang PDAM yang ada di wilayah Mandau dan Pinggir, pembangunan DED kita nilai bisa mengatasi permasalahan kerisis air bersih disana, "ungkap Zulpan.
Pembangunan DED air bersih, kata Zulpan harus diiringi dengan sinergitas dengan PDAM agar program pembangunan itu berjalan baik.
"Pertemuan itu merupakan pertemuan awal dan kita akan terus berkomunikasi agar kedepan krisis air bersih disana dapat diminimalisir, "terang Zulpan lagi.
Sementara Direktur PDAM Bengkalis Juprizal mengutarakan, krisis kebutuhan air bersih di Bengkalis mencapai 50 persen. Dari 70 ribu pemanfaat, PDAM hanya mampu menyuplai air ke 4 ribu pemanfaat.
Juprizal menegaskan siap mendukung dan bersinergi terkait program pembangunan dan DED air bersih tersebut. (Gus)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum
Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu
Komentar