PLN Denda Warga Rupat Hingga Rp30 Juta
RUPAT - PT PLN Dumai menjatuhkan sanksi denda pada pelanggannya di Pulau Rupat, Bengkalis, dalam jumlah fantastis. Jumlahnya beragam, dari Rp6 juta hingga Rp30 juta.
Denda yang dijatuhkan itu membuar warga Desa Tanjung Medang dan Desa Teluk Rhu di Kecamatan Rupat Utara resah.
"Memangnya apa kesalahan kami sehingga dijatuhi denda sebanyak itu," kata Ibrahim, warga Desa Tanjung Medang, di Bengkalis, Kamis (3/8) dilansir okeline.
Pada pertengahan Juli lalu, kata Ibrahim, enam petugas PLN turun ke desa mereka. Petugas itu memberi surat pemberitahuan yang berisi denda kepada para pelanggannya di desa itu. "Mereka mengatakan kami harus membayar denda itu," keluh Ibrahim.
Petugas PLN itu berkilah jika daya listrik yang dipakai warga jauh melebihi yang dibayar tiap bulannya. Kelebihan pemakian daya itu dikatakan terjadi beberapa tahun terakhir.
"Padahal, setiap bulan petugas PLN datang mengecek meteran kami. Jadi ini bukan kesalahan kami," tegas Ibrahim.
Ibrahim mengaku warga sudah berusaha mengadukan masalah ini ke Camat Rupat Utara, Agus Sofyan. Tapi sampai kini, mereka belum berhasil menjumpai Agus Sofyan. "Katanya, pak Camat sedang tugas ke luar kota," keluh Ibrahim.(olc)
Denda yang dijatuhkan itu membuar warga Desa Tanjung Medang dan Desa Teluk Rhu di Kecamatan Rupat Utara resah.
"Memangnya apa kesalahan kami sehingga dijatuhi denda sebanyak itu," kata Ibrahim, warga Desa Tanjung Medang, di Bengkalis, Kamis (3/8) dilansir okeline.
Pada pertengahan Juli lalu, kata Ibrahim, enam petugas PLN turun ke desa mereka. Petugas itu memberi surat pemberitahuan yang berisi denda kepada para pelanggannya di desa itu. "Mereka mengatakan kami harus membayar denda itu," keluh Ibrahim.
Petugas PLN itu berkilah jika daya listrik yang dipakai warga jauh melebihi yang dibayar tiap bulannya. Kelebihan pemakian daya itu dikatakan terjadi beberapa tahun terakhir.
"Padahal, setiap bulan petugas PLN datang mengecek meteran kami. Jadi ini bukan kesalahan kami," tegas Ibrahim.
Ibrahim mengaku warga sudah berusaha mengadukan masalah ini ke Camat Rupat Utara, Agus Sofyan. Tapi sampai kini, mereka belum berhasil menjumpai Agus Sofyan. "Katanya, pak Camat sedang tugas ke luar kota," keluh Ibrahim.(olc)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Komsos di Tanjung Samak, Babinsa Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan
PBFI Kepulauan Meranti Taja Kejurkab Men Fitness 2026
Komsos Jadi Sarana Babinsa Desa Lemang Perkuat Solidaritas Masyarakat
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Tebing Tinggi Intensifkan Patroli di Desa Sendaur
Perusahaan dari Malaysia Lirik Potensi Meranti, Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan
Komsos dengan Warga Banglas, Babinsa Tekankan Kebersihan dan Keamanan Lingkungan
Komentar