Senin, 14 September 2026 WIB
Senin, 14 September 2026 WIB

Masyarakat Desak Pemkab Timbun Jalan Rusak Sebelum Lebaran

- Jumat, 12 Juni 2015 16:22 WIB
Masyarakat Desak Pemkab Timbun Jalan Rusak Sebelum Lebaran

BENGKALIS -Eleman masyarakat Bengkalis mendesak Pemkab Bengkalis segera memperbaiki jalan-jalan poros yang saat ini mengalami kerusakan parah. Seperti jalan poros desa Kembung Baru, jalan Ketamputih-Kelemantan dan jalan poros desa Sekodi.

Baca Juga:


Seperti disampaikan Arifin (29) warga Kembung Baru, Jumat (12/6). Jalan poros utama di desa mereka banyak yang rusak, lubang-lubang menganga dan membahayakan pengguna jalan. "Harapan kami sebelum lebaran ini jalan yang rusak tersebut bisa ditimbun, pinta Arifin.


Jalan utama yang menghubungkan antar desa tersebut saat ini sulit dilewati kendaraan roda empat. Padahal, sebagian besar hasil pertanian warga adalah kelapa, sawit dan karet. "Mobil-mobil kuning pengngkut sawit sering lewat kampung kita, tapi harus ekstra hati-hati, sudah banyak yang terperosok," ujar Arifin.


Kondisi tidak jauh beda dialami masyarakat desa Kelemantan dan Sekodi. Sebagian jalan poros kampung mereka mengalami kerusakan cukup parah. Seperti perbatasan desa Ketamputih dan Kelemantan tepatnya di sekitaran Kanjau, jalan poros yang diapit perkebunan warga itu banyak yang rusak.


"Tak ada jalan alternatif yang bisa dilewati warga, jalan poros itulah satu-satunya menuju Kelemantan dan Sekodi, jadi mau tak mau walaupun rusak tetap juga ditempuh," ujar tokoh masyarakat Kelemantan H Sabran.


Mengingat aktifitas masyarakat selama bulan puasa dan lebaran ini semakin meningkat, mereka berharap Pemkab Bengkalis bisa memperbaiki jalan-jalan yang rusak tersebut, minima untuk sementara di timbus lubang-lubang yang menganga dan membahayakan pengguna jalan.


"Kalau tak salah ada dana perawatan jalan untuk masing-masing Kecamatan, kami berharap dana tersebut bisa dipergunakan untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak. Sudah cukup lama kami berkutat dengan kondisi jalan seperti ini," ujarnya.


Sudah banyak pengguna jalan yang jatuh akibat jalan rusak tersebut. Tidak hanya itu, bila malam hari masyarakat juga takut melintas jalan poros Ketamputih-Kelemantan, selain gelap, kanan kiri jalan juga hanya ada perkebunan warga "Kami betul-betul berharap sebelum lebaran sudah ada penimbusan untuk jalan yang rusak," harapnya.


Sebelum ini Camat Bantan, Hendrik Dwi Yatmoko saat dikonfirmasi mengatakan, untuk tahun anggaran 2015 ini sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp 50 miliar, untuk peningkatan jalan poros Kecamatan Bantan. Sebagian anggaran tersebut digunakan untuk cor jalan (rigid), sebagian untuk base.


"Memang ada anggaran untuk pembangunan jalan poros Kecamatan Bantan, tapi sejauh ini belum dikerjakan karena masih dalam tahapan atau proses tender," ujar mantan Kabag Humas Setkab ini.


Di beberapa titik jalan poros Kecamatan Bantan juga mengalami kerusakan, seperti di desa Muntai, Bantan Air dan lainnya. masyarakat turut mendesak agar pembangunan jalan poros yang tidak masuk program Multiyears itu segera dilakukan. (Gus)

SHARE:
Berita Terkait
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau

Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau

Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses

Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses

Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran

Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran

Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti

Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti

Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum

Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum

Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu

Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu

Komentar
Berita Terbaru