Minggu, 19 April 2026 WIB
Minggu, 19 April 2026 WIB

Kerjasama Pengelolaan Air Bersih, Jepang Observasi dan Supervisi Teknis di Bengkalis

- Senin, 20 November 2017 19:15 WIB
Kerjasama Pengelolaan Air Bersih, Jepang Observasi dan Supervisi Teknis di Bengkalis
BENGKALIS - Sebanyak tiga orang tim ahli dari Kota Ube Jepang akan melakukan observasi dan supervisi teknis kualitas air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Bengkalis. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerjasama pengelolaan air bersih antara Jepang - Bengkalis dibawah JICA Partnership Program, yang pada tahun ini memasuki tahun kedua.

Ketiga tim ahli dari Jepang ini masing-masing Sumio Numa (Direktur IPA Kota Ube), Kazuhiro Takenaga (Manager IPA Kota Ube), dan Takahiro Sawamura (Staf Analisa Mutu Air IPA Kota Ube). Kemudian Taki Kitada sebagai penterjemah/koordinator.

Tim akan berada di Bengkalis selama dua minggu hingga 30 November mendatang. Pada hari pertama di Bengkalis, Senin (20/11), tim berkunjung ke IPA PDAM Bengkalis di Jalan HR Soebrantas Desa Wonosari. Di sini, digelar pertemuan antara tim ahli Jepang dengan manajemen PDAM Bengkalis serta sejumlah SKPD terkait seperti Bappeda, Bapenda, Dinas PUPR, dan Dinas Lingkungan Hidup.

Dalam pertemuan tersebut, Sumio Numa menyampaikan beberapa tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang selama mereka di Bengkalis hendaknya sudah ada kejelasan. Seperti pembuatan SOP, kemudian kejelasan pengelolaan IPA C dimana pada pertemuan sebelumnya, IPA C masih belum diserahkan oleh Dinas PU ke PDAM Bengkalis.

Masih pada hari yang sama, tim ahli dari Jepang ini juga mengadakan pertemuan dengan Bupati Bengkalis, diwakili oleh Plt. Sekda Bengkalis H Arianto. Bertempat di ruang rapat Sekda, Arianto menyampaikan persoalan air minum menjadi persoalan penting bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis sehingga pihaknya sangat berterima kasih dengan adanya kerjasama antara Pemerintah Kota Ube dengan Bengkalis.

"Kami berharap tentunya dengan kerjasama ini akan membawa perubahan yang lebih baik dalam pelayanan air minum di Kabupaten Bengkalis. Kami percaya dengan dukungan para ahli dari Jepang ini sangat memungkinkan aspek-aspek pelayanan PDAM dapat ditingkatkan dengan mengadopsi proses yang sama, yang dilaksanakan di Ube," ujarnya seraya menambahkan air baku merupakan persoalan utama bagi PDAM di Kabupaten Bengkalis.

Selain Plt. Sekda, turut hadir dalam pertemuan itu Kepala Bappeda Bengkalis, Jondi Indra Bustian, Sekretaris Bappeda Tamizi dan pejabat lainnya. (Gus)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan

Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan, Karhutla Tak Ditemukan

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai

Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai

Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan

Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan

Komentar
Berita Terbaru