Kasus DBD di Kabupaten Bengkalis Menurun
BENGKALIS - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Riau sejak bulan januari hingga oktober 2014 masih cukup tinggi, namun demam berdarah khususnya di Kabupaten Bengkalis telah terjadi penurunan drastis mulai awal bulan November dan berbeda dari daerah lain di Riau, justru dibulan November ini merupakan puncak kasus DBD.
Baca Juga:
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, bahwa puncak khususnya wilayah Kabupaten Bengkalis terjadi pada bulan Oktober lalu hingga mencapai 102 kasus yang terdapat ada disetiap Kecamatan di Kabupaten Bengkalis.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis M. Sukri melalui Kepala Bidang Penanggulangan dan Pemberantasan Penyakit, Irawadi, bahwa dengan menurunnya kasus DBD masuk bulan November ini, juga atas partisipasi masyarakat yang tingkat kesadarannya sudah cukup tinggi.
"Karena, kalau untuk meminimalisir kasus DBD hanya dengan sistem pengasapan itu tidak cukup efektif, sebab gunanya hanya cukup mengusir dan membunuh nyamuk dewasa, sebab itu, saat ini masyarakat sudah sadar, bahwa dengan memperhatikan lingkungan seperti mengubur kaleng-kaleng bekas sudah dilakukan, sehingga DBD telah menurun masuk bulan November ini, "tutur Irawadi, "Selasa (25/11).
Irawadi juga menjelaskan, kasus DBD yang menyebabkan kematian mulai masuk tahun 2014 lalu hingga bulan Oktober di Kabupaten Bengkalis lumayan tinggi, sebab untuk di Kabupaten Bengkalis yang meninggal dunia hingga bulan Oktober mencapai 6 orang atau mencapai 1,44 persen sesuai angka dari Pusat.
"Dalam hal antisipasi dan meminimalisir kasus DBD, pak Bupati kemarin juga sudah mengeluarkan surat edaran yang disebarkan ke seluruh Kecamatan di Kabupaten Bengkalis, untuk di berikan pada masyarakat, "tutupnya. (Gus/boc).
BPKAD Meranti Raih Terbaik II Pengguna Layanan Penilaian BMD di Seroja Awards 2026
Patroli Rutin Babinsa dan MPA Perkuat Pencegahan Karhutla di Meranti
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Hidup Rukun dan Waspada Cuaca Ekstrem
Usai Kalah hingga Mahkamah Agung, Swandi Kembali Pagar Aset Pemkab Meranti, Satpol PP Bersiap Turun
Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran