KKN, Wabup Lepas 167 Mahasiswa STAIN Bengkalis
BENGKALIS - Sebanyak 167 Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis Angkatan XXI/I mulai melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini secara resmi dilepas Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis, H Suayatno di Aula Lantai IV Kantor Bupati, Selasa (10/6).
Baca Juga:
Pelepasan mahasiswa KKN ini juga dihadiri Ketua STAIN Bengkalis Prof. Samsul Nizar, Wakil Ketua I H A. Rahman. D, para dosen serta staf STAIN Bengkalis. Pelepasan ditandai dengan penyerahan kartu peserta KKN secara simbolis. Disela-sela pelepasan ini juga diserahkan cenderamata dari Ketua STAIN Prof. Samsul Nizar kepada Wabup Suayatno.
Dalam arahannya, Wabup Suayatno menyampaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis sangat mendukung program KKN STAIN Bengkalis ini karena bersinergi dengan program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan Pemkab.
"Sasaran strategisnya adalah meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat dan meningkatnya akses dan mutu pelayanan pendidikan bagi masyarakat. Disamping itu, merupakan media untuk membangun kemitraan antara lembaga perguruan tinggi dengan masyarakat dan sekaligus dapat dijadikan sebagai ajang promosi perguruan tinggi yang bersangkutan", terang Suayatno.
Lebih lanjut, orang nomor dua di wilayah berjuluk Negeri Junjungan ini mengatakan sebagai mahasiswa yang merupakan agent of change dan motivator, melalui KKN ide-ide yang cemerlang diharapkan dapat mendorong perubahan positif masyarakat melalui perubahan pola pikir, perubahan pola tindak masyarakat yang santun dan penuh kearifan untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan.
Oleh karena itu, Wabup berpesan agar peserta KKN sebagai calon pemimpin bangsa harus memiliki karakter dan budi pekerti yang baik selain memiliki kemampuan akademik dibidangnya masing-masing.
"Selama berbaur bersama masyarakat, para mahasiswa dituntut untuk
bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada di desa, menjaga kekompakan dan mengikuti petunjuk. berikanlah ilmu dan pengalaman yang didapat selama di bangku perkuliahan. terpenting program dan kegiatan nantinya, hendaknya realistis atau sesuai dengan kebutuhan masyarakat", pesan Wabup sambil mengakhiri sambutannya.
Sementara itu dalam sambutannya, Ketua STAIN Bengkalis Prof Samsul Nizar mengatakan bahwa KKN tahun ini terasa istimewa, karena menjadi KKN pertama pasca perubahan status dari STAI Al-Kautsar menjadi STAIN.
"Laksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai peserta KKN, jaga nama baik diri, keluarga dan almamater" pesan Samsul Nizar.
Untuk tahun ini penyebaran peserta KKN tidak hanya di Bengkalis saja, tapi sampai ke kabupaten tetangga, seperti Meranti. Tersebar di 23 desa yang ada di kecamatan Bengkalis, Bantan, Siak Kecil, Rupat, dan Rupat Utara. Sedangkan Meranti mendapat jatah 7 desa dipusatkan di kecamatan Merbau.(Gus)
Di Forum Sosek Malindo, Pemkab Kepulauan Meranti Perjuangkan Nasib Pekerja Migran
Komsos di Selatpanjang Kota, Babinsa Ajak Warga Utamakan Keselamatan Beraktivitas
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Rutin Sisir Desa Bantar
Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Dirjen Imigrasi Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas dan Benahi Layanan Publik
Kejurda SMI Pekanbaru 2026, Perguruan Pencak Silat SMI Komwil Meranti Sabet 50 Medali