Jarak Pandang Setengah Mil, Kondisi Pelayaran Normal
BENGKALIS -Kondisi kabut asap yang terjadi saat ini ternyata masih belum mempengaruhi pelayaran di Kabupaten Bengkalis. Meskipun jarak pandang diperairan berkisar diantara 500 hingga 600 Meter.
Baca Juga:
Hal ini disampaikan Kepala Kesyahbandaran dan Otorita Pelabuhan (KSOP) Bengkalis, Muhammad Fikri saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (30/9/2015). Ia juga mengatakan pelayaran akan terganggu jika jarak pandang dibawah 300 Meter.
"Untuk jarak pandang diperairan kita saat ini memang berada sekitar setengah mil. Dan pagi hari tadi (Rabu,red), saya sempat turun ke pelabupan ro-ro dan menanyakan langsung kondisi perairan kepada nakhota kapal yang akan berangkat jam 7.30 WIB, hasilnya sampai saat ini mereka mengatakan bahwa pelayaran masih bisa memungkinkan. Meskipun kabut asap menyelimuti perairan kita," jelas Fikri.
Namun, lanjut Kepala KSPO Bengkalis, tidak henti-hentinya Syahbandar untuk mengingatkan kepada para nahkoda agar selalu menghidupkan alat-alat navigasi dan juga alat-alat yang ada di atas kapal, guna mencegah terjadinya tubrukan ataupun kandas.
"Untuk mendeteksi keberadaan kapal lain atau benda disekitar kapal, agar tidak terjadi tubrukan, pihak kapal juga telah kita ingatkan untuk mengaktifkan radar pada kapal mereka. Jadi alat inilah yang membantu pelayaran dalam suasana kabut seperti sekarang ini dan harus selalu dihidupkan," katanya.
Sementara untuk kapal penumpang yang antar pulau, Fikri juga mengaku bahwa kondisi pelayaran masih dalam keadaan normal. Tidak ada terjadi keterlambatan tiba ataupun berangkat yang diakibatkan kabut asap.
"Begitu juga dengan pelabuhan nasional di Selatbaru, juga masih dalam kondisi yang normal. Hal ini tidak seperti beberapa waktu kemarin, yang sempat menunda keberangkatan karena kabut asap yang cukup pekat terjadi," sebutnya.
"Saya yakin dan percaya, semua kita pasti berharap hal yang sama atas kondisi kabut yang terjadi sekarng ini. Kita berharap mudah-mudahan asap yang menyelimuti wilayah kita dapat segera hilang dan normal kembali. Namun jika semakin pekat, bisa jadi pelayaran kita juga akan terganggu. Karena aktifitas diperairan dengan jarak pandang kurang dari 300 meter, itu sudah ditnignkat yang berbahaya," harapnya seraya mengakhiri penjelasannya.(Gus)
Babinsa Tebing Tinggi Gelar Komsos di Alahair Timur, Ingatkan Warga Jaga Keamanan dan Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi Bersama BPBD Patroli Karhutla di Desa Insit
Lapas Selatpanjang Gandeng Disdukcapil Tertibkan Data Warga Binaan
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah