Jangan sesekali meninggalkan Sejarah
BENGKALIS - Bupati Bengkalis Amril Mukminin menegaskan bahwa sejarah memiliki nilai yang berharga dalam peran kehidupan bangsa, dan jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.
"Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah (Jasmerah) dan ungkapan dari Soekarno ini memilki sebuah makna yang tinggi bahwa sejarah memilki peran dalam kehidupan bangsa kita ini, " ujar Amril dalam acara penutupan kegiatan internalisasi nilai-nilai kebangsaan di wilayah perbatasan di Pendopo Wisma Sri Mahkota, Selasa (18/04/2017) malam.
Amril juga mengajak kepada peserta didik untuk menggali sejarah lokal daerah masing-masing, agar mengetahui sejarah daerah sendiri sebelum mengenal sejarah daerah lain.
"Dengan kegiatan ini peserta dapat meningkatkan wawasan tentang kearifan lokal suatu daerah tentang pentingnya nilai-nilai kebangsaan, " pinta Amril.
Selain itu peserta kegiatan internalisasi khususnya dari luar Kabupaten Bengkalis dalam kunjungannya ke sejumlah situs budaya di Kabupaten Bengkakis bisa menjadikan sebuah referensi dalam memperkaya dan meningkatkan internalisasi nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik, khususnya budaya melayu.
"Para peserta hendaknya dapat mengimplementasikan kegiatan ini, sehingga peserta didik mengetahui sejarah lokal yang tidak bisa terlepaskan dari sejarah Nasional, " pinta Amril.
Dalam acara tersebut juga dihadiri Kasubdid internalisasi nilai sejarah Direktorat sejarah Kemendikbud RI, Bupati Siak, Forkominda, Kepala OPD, Asisten dan ratusan peserta guru sejarah se indonesia.(Gus)
"Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah (Jasmerah) dan ungkapan dari Soekarno ini memilki sebuah makna yang tinggi bahwa sejarah memilki peran dalam kehidupan bangsa kita ini, " ujar Amril dalam acara penutupan kegiatan internalisasi nilai-nilai kebangsaan di wilayah perbatasan di Pendopo Wisma Sri Mahkota, Selasa (18/04/2017) malam.
Amril juga mengajak kepada peserta didik untuk menggali sejarah lokal daerah masing-masing, agar mengetahui sejarah daerah sendiri sebelum mengenal sejarah daerah lain.
"Dengan kegiatan ini peserta dapat meningkatkan wawasan tentang kearifan lokal suatu daerah tentang pentingnya nilai-nilai kebangsaan, " pinta Amril.
Selain itu peserta kegiatan internalisasi khususnya dari luar Kabupaten Bengkalis dalam kunjungannya ke sejumlah situs budaya di Kabupaten Bengkakis bisa menjadikan sebuah referensi dalam memperkaya dan meningkatkan internalisasi nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik, khususnya budaya melayu.
"Para peserta hendaknya dapat mengimplementasikan kegiatan ini, sehingga peserta didik mengetahui sejarah lokal yang tidak bisa terlepaskan dari sejarah Nasional, " pinta Amril.
Dalam acara tersebut juga dihadiri Kasubdid internalisasi nilai sejarah Direktorat sejarah Kemendikbud RI, Bupati Siak, Forkominda, Kepala OPD, Asisten dan ratusan peserta guru sejarah se indonesia.(Gus)
Baca Juga:
- MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
- Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
- Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
SHARE:
Berita Terkait
MERANTI -- Jajaran Polres Kepulauan Meranti menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Pre
Sekda Sudandri Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Meranti, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah
Babinsa dan MPA Patroli Karhutla di Rangsang Barat, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Komsos Babinsa di Selatpanjang Timur, Tekankan Gotong Royong dan Antisipasi Karhutla
Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Alahair Timur
Sertu Amsyaya Temui Warga Insit, Perkuat Komunikasi Sosial
Komentar