Ini Komentar DPRD Rohil Tentang Hasil Pengerjaan Turap di Ujung Jembatan Jumrah
BAGANSIAPIAPI - Proyek pembangunan turap penahan abrasi di ujung jembatan Jumrah terletak di kepenghuluan Jumrah kecamatan Rimba Melintang jauh dari kondisi ideal. Baru saja selesai dibangun, secara kasat mata ditemukan keretakan di sejumlah titik mulai bagian pelataran, maupun pondasi tiang penyangga.
Baca Juga:
Proyek itu dikerjakan akhir tahun 2014 namun belum diketahui pihak yang mengerjakan turap dengan anggaran propinsi tersebut.
Anggota DPRD Rokan Hilir Ucok Mukhtar meminta kepada Dinas PU Riau untuk segera memperbaiki kerusakan turap di jembatan Jumrah pasalnya turap yang baru selesai dikerjakan itu saat ini mengalami kerusakan dan diyakini tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.
"Kerusakan turap saat ini memprihatinkan, dengan keretakan sudah mulai terlihat padahal pembangunannya tahun anggaran 2014 dengan APBD Riau yang baru selesai dikerjakan pekan lalu," katanya, Rabu (4/2).
Dengan keadaan ditemukan keretakan begitu diprediksi kondisinya tak akan bertahan lama bahkan terancam tak bisa dimanfaatkan karena terkena abrasi atau hantaman ombak pasang surut.
Camat Rimba Melintang Syamzani mengatakan sepengetahuannya turap jembatan itu dikerjakan kurang lebih sebulan dan baru rampung dikerjakan sepekan terakhir.
Dirinya meminta agar pihak terkait baik kontraktor ataupun dinas PU Riau bisa menyikapi kondisi proyek yang ada tersebut. Karena, terangnya, jika dibiarkan begitu maka tak tertutup kemungkinan akan rusak parah dan mengakibatkan timbul korban jiwa mengingat tempat tersebut kadang-kadang dimanfaatkan warga untuk menikmati pemandangan di sekitar jembatan Jumrah. (Ady)
NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas
Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau
Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti