Selasa, 15 September 2026 WIB
Selasa, 15 September 2026 WIB

Hadapi MEA, Dinas KUMKM Prioritaskan Pengembangan Usaha Masyarakat

- Rabu, 03 Juni 2015 13:55 WIB
Hadapi MEA, Dinas KUMKM Prioritaskan Pengembangan Usaha Masyarakat

BENGKALIS –Untuk menghadapi Asean Economic Community (AEC) atau disebut juga dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskopumkm) Kabupaten Bengkalis terus memprioritaskan pengembangan usaha mikro dan kecil bagi masyarakat Negeri Junjungan. Hal itu dilakukan agar masyarakat Kabupaten Bengkalis mampu bersaing di dalam maupun di luar negeri.

Baca Juga:


Demikian disampaikan Kepala Diskopumkm Kabupaten Bengkalis drs. H. Tuah Hasrun Saily, MM melalui Sekretaris Jamaluddin. Dikatakannya bahwa globalisasi perekonomian dunia dan terbukanya pasar bebas akan terjadi dengan dinamis saat MEA sudah berjalan.


"Untuk itulah harus dipandang sebagai peluang bisnis bagi pelaku Koperasi dan UMKM. Karena itu mereka harus mampu meningkatkan kemampuan dan daya saing terhadap produk yang dimiliki." kata Jamal, Rabu (3/6)


Namun di sisi lain, lanjutnya bahwa pasar bebas di lingkup ASEAN ini juga dapat menjadi ancaman bagi pelaku Koperasi dan UMKM yang tidak mampu beradaptasi dan meningkatkan keunggulan kompetitifnya.


Bagi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkalis, hal ini menjadi tantangan untuk meningkatkan daya saing Koperasi dan UMKM, baik dari sisi kelembagaannya maupun dari sisi produk yang dihasilkan.


"Struktur pelaku usaha di daerah kita hingga saat ini didominasi usaha mikro yang informal. Para pelaku usaha ini memiliki aset, kualitas SDM yang harus selalu dibina dan dikembangkan," tambahnya


Untuk itu, terkait dengan peningkatkan kemampuan dan daya saing, tidak ada kata tidak koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkalis harus berpacu dalam beberapa hal. Di antaranya menyangkut peningkatan SDM yang kompeten/human capital, meningkatkan kualitas produk, melakukan efisiensi usaha, meningkatkan kemitraan usaha.


Sementara peran pemerintah kata Jamal, lebih diarahkan untuk memfasilitiasi antara lain mempermudah perijinan, fasilitasi akses bahan baku, teknologi dan informasi,


"Kita secara bertahab juga memberikan bantuan teknis berupa pelatihan, pendampingan, advokasi, sekaligus menciptakan iklim yang kondusif untuk menjalankan usaha lokal," sebut Jamal


Lebih lanjut dia mengungkapkan dalam menghadapi MEA, koperasi harus memperkuat ideologi koperasi kepada anggota. Tak kalah penting dari itu adalah memperjelas visi dan misi koperasi.


Penguatan visi dan misi tersebut, menurutnya, harus dibarengi dengan penguatan kelembagaan koperasi sebagai entitas bisnis modern. Dibarengi juga dengan membangun kultur kreatif, inovatif dan nilai tambah dalam kerangka meningkatkan daya saing koperasi.


"Hal lain yang tidak bisa diabaikan adalah menerapkan nilai-nilai dan prinsip koperasi sejati, memberikan nilai tambah yang luar biasa pada anggota sehingga membangun loyalitas, komitmen anggota terhadap koperasi, dan yang terakhir memperkuat jaringan kemitraan koperasi dengan stake holders," tutup Jamaluddin Mantan Camat Bantan ini.(Gus)

SHARE:
Berita Terkait
NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas

NasDem Sambangi Keluarga Almarhum MA, Tegas Ahliwaris Pilih Ikhlas

Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau

Sekda Meranti Tekankan 9 Aspek Penting ke Aparatur di Kecamatan Merbau

Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses

Bupati Asmar Harap Pilkades Serentak 8 Oktober Berlangsung Sukses

Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran

Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran

Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti

Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti

Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum

Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum

Komentar
Berita Terbaru